'

Polisi Jadikan 9 Puskesmas Bintan Pos Siaga Kabut Asap

Salah satu puskesmas di Bintan yabg dijadikan posko bencana kabut asap. (foto: hpb)

PIJARKEPRI.COM, Bintan – Sembilan (9) pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) di wilayah hukum Polres Bintan, Kepulauan Riau dijadikan pos siaga bencana dampak kabut asap yang menerpa sejumlah wilayah di Indonesia.

Kapolres Bintan, AKBP Boy Herlambang, di Bintan, Sabtu (14/9) mengatakan, dibentuknya pos siaga bencana dampak kabut asap tersebut merupakan antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau, Jambi, Sumsel dan Kalimantan.

Ia mengatakan pembentukan 9 posko penanganan kabut asap yang ada di wilayah hukum Polres Bintan Bekerja sama dengan Dinas kesehatan, BMKG Dinas BPBD dan Dinas Perhubungan.

“Bertujuan untuk penanggulangan dan penanganan dampak kabut asap untuk membantu masyarakat,” ungkapnya.

Sembilan Puskesmas yang dijadakan pos bencana kabut asap tersebut yakni, Posko Siaga Kec. Bintan Utara, Lokasi ; UPTD Puskesmas Tanjung Uban, Jl. Imam Bonjol Kp. Mentigi Kelurahan Tanjung Uban Kota.

Di wilayah Kecamatan Seri Kuala Lobam, Polres Bintan menempatkan Puskesmas Teluk Sasah, Desa Teluk Sasah sebagai pos bencana kabut asap.

Di Kecamatan Teluk Sebong, pemerintah setempat menempatkan UPTD Puskesmas Teluk Sebong, Kp. Sungai Kecil Desa Sebong Lagoi sebagai pos bencana kabut asap.

Selain itu Posko Siaga Bencana Kabut Asap juga didirikan di Kec. Bintan Timur, Lokasi ; Puskesmas Kijang, Kec. Bintan Timur. Posko Siaga Kec. Mantang, Lokasi ; Puskesmas Mantang Lama, Kec. Mantang. Posko Siaga Kec. Bintan Pesisir, Lokasi ; Puskesmas Kelong, Kec. Bintan Pesisir.

Posko Siaga Kec. Teluk Bintan, Lokasi ; Puskesmas Teluk Bintan, Kec. Teluk Bintan. Posko Siaga Kec. Toapaya, Lokasi ; Puskesmas Toapaya, Kec. Toapaya. Posko Siaga Kec. Gunung Kijang, Lokasi : Puskesmas Kawal, Kec. Gunung Kijang.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, pos bencana asap didirikan upaya untuk memberikan pelayanan apabila masyarakat membutuhkan pertolongan gangguan pernafasan akibat kabut asap.

“Posko sudah menyiapkan peralatan berupa masker, oksigen dan obat obatan juga mobil ambulans,” ungkapnya.

Menurutnya, didirikannya posko bantuan bencana kabut asap juga upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal dan cuma-cuma dengan penangan oleh perawat maupun dokter.

Boy menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan pembakaran lahan atau hutan untuk kepentingan apapun dan tidak membuang puntung rokok sembarangan.

“Dengan dibentuknya posko ini ,masyarakat dan polri bisa selalu bersinergi terutama dalam menjaga kamtibmas dan penanganan pembakaran hutan atau lahan,” himbaunya. (ANG)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top