
PIJARKEPRI.COM, Lingga – Sejumlah pelantun syair lagu dan puisi mengisi kembersamaan reuni para alumnus pelajar angkatan 99 dari berbagai sekolah di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, di sebuah cafe, Jumat (7/6) malam.
Angkatan 99 Dabo Singkep dikenal sebagai para alumni pelajar yang menempuh pendidikan di Kecamatan Dabo Singkep, sebutan untuk suatu wilayah pemerintahan di Lingga sebelum dimekarkan menjadi Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau.
Para alumni Angkatan 99 Dabo Singkep itu dikenal melahirkan banyak penyair puisi dan lagu, diantaranya yakni Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad yang juga berkesempatan hadir dalam reuni tersebut.
Amsakar mengutarakan keinginannya untuk generasi penerus dan rekan-rekan sealumninya untuk terus membangun kebersamaan, menjalin kekompakan dan saling bersinergi.
“Tidak saatnya lagi saling berpecah-belah dan memilah kepentingan-kepentingan yang lebih kecil yang akan membuat kita kerdil,” ungkapnya.
Menurutnya, para generasi penerus dan Alumni pelajar di Dabo Singkep, Lingga harus memiliki rasa bangga terhadap negeri, sesuai dengan profesi masing-masing, yakni berbuat dengan niat untuk negeri ini, serta berkontribusi untuk Kabupaten Lingga dan Kepri, dengan cara masing-masing.
“Angkatan 99 sungguh sudah bekerja cukup baik, meski semuanya mengalir begitu saja, tapi menurut saya mutu acaranya luar biasa, dan terima kasih untuk kebersamaan ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan reuni Angkatan 99 mengatakan, acara reuni tersebut, dikemas untuk menjalin tali persaudaraan serta mengingat kembali kampung halaman para alumnus.
“Namun semuanya kita kemas dalam seni, terutama pembacaan puisi dan lagu,” kata RD Pascal.
Ia menjelaskan, pihaknya ingin reuni tersebut berbeda dari biasanya, jika biasanya reuni diisi dengan hanya berkumpul bersama, makan, bercerita dan bersenda gurau, tapi kali ini reuni diisi dengan satu kebudayaan seni puisi dan lagu.
“Dabo Singkep memiliki banyak penyair dan orang-orang terkenal yang lahir dari tempat kita ini, untuk itu, kegiatan reuni ini diisi dengan pembacaan puisi dan lagu,” terangnya.
Diketahui, kegiatan reuni tersebut tidak hanya untuk Angkatan 99, akan tetapi panitia menghadirkan beberapa seniman yang ada di Dabo Singkep seperti, Norman Sulaiman, Sopie, Andi Acok, Sri Wahyuni, Ketua Komunitas Dilaut, Hendra Wijaya dan Alang Dilaut, serta Amsakar Achmad, pemilik buku puisi Sungsang, Penyair 1/2 Jadi. (ACI)







