Pagelaran Seni Jaranan Kreasi Putra Bhirawa Hibur Masyarakat Tanjungpinang

 

Panari Jaranan sanggar seni Kreasi Putra Bhirawa, saat menghibur masyarakat Kp. Wonosari, Tanjungpinang. (f-serly/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Pelestari keseniaan Jawa Timur, di Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang disebut Jaranan Kreasi Putra Bhirawa menggelar pagelaran seni Jaranan, di KP. Wonosari, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (12/6).

Penampilan seni dan budaya asli Jawa Timur itu menampilkan penari Jaranan, perang celeng dan barongan menghibur masyarakat setempat dan pelestari kesenian dari Jawa Timur yang berdomisili di Tanjungpinang.

Antusias masyarakat tak terelakkan lagi ketika menyaksikan kesenian Jaranan tersebut, yang dilaksanakan di sebuah lapangan terbuka KP. Wonosari. Masyarakat bergerumul melingkari area pertunjukan Tari Jaranan.

Suara musik tradisional gamelan seperti kenong, kendang dan gong mengiring gerak para penari Jaranan dengan menaiki kuda tiruan yang tebuat dari anyaman bambu, ditambah pecut yang sering dihentakkan dan menimbulkan bunyi-bunyian menambah keseruan penonton untuk menyaksikan kesenian Jawa Timur itu.

Antusias masyarakat saat menyaksikan pagelaran seni Jaranan Kreasi Putra Bhirawa, di Kp.Wonosari, Tanjungpinang, Rabu (12/6). (F-serly)

Ketua Seni Jaranan Kreasi Putra Bhirawa Tanjungpinang, Bopo Jony Tantoko mengatakan pagelaran seni Jaranan tersebut diadakan dalamrangka mengumpulkan kembali kerabat saudara Jawa Timur di Tanjungpinang, serta menghibur masyarakat.

“Pagelaran ini merupakan kumpul dulur atau mengumpulkan rekan-rekan atau saudara-saudara dari Jawa Timur yang merantau ke Tanjungpinang,” kata Bopo Jony Tantoko.

Tim Kreator penata tari Jaranan Kreasi Putra Bhirawa Tanjungpinang, Dalang Winarno mengatakan, dalam penampilan kesenian itu melibatkan lebih kurang 40 anggota Jaranan Kreasi Putra Birawa, terdiri dari 15 penari, 12 pemanjat dan lebih kurang 10 pawang.

Menurutnya, kesenian Jaranan dibawah naungan Kreasi Putra Bhirawa dapat menjadi wadah kreasi pemuda/i di Tanjungpinang untuk mengembangkan kesenian asli Jawa Timur di Kota Tanjungpinang.

“Semoga dengan pagelaran seni Jaranan Kreasi Putra Birawa ini dapat memberikan ruang dan minat masyarakat terutama generasi penerus bangsa melestarikan salah satu kebudayaan dan kesenian Indonesia ini,” ungkapnya.

Jaranan merupakan tarian yang berasal dari Jawa Timur, salah satunya di daerah Tulungagung, Malang dan sekitarnya.

Kesenian jaranan adalah suatu seni tari yang menggunakan instrumen berupa anyaman bambu atau daun pandan yang dibentuk sedemikian rupa hingga mirip seperti kuda, dengan diiringi alunan musik yang rancak ditambah aksesoris pakaian penari yang indah. (evy)

Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *