
PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Sebanyak 230 personil keamanan yang tergabung dalam Polres Tanjungpinang dan TNI dikerahkan untuk mengamankan arus mudik lebaran idul fitri 1440 Hijriah 2019.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, di Tanjungpinang, Selasa (28/5) mengatakan, 230 personil TNI dan Polri tersebut dikerahkan dalam rangka operasi ketupat sekaligus masih dalam operasi mantap brata, pengamanan Pemilu 2019.
Kapolres juga menekankan, dalam operasi ketupat 2019 Tanjungpinang mengedepankan kesiapan dan kesiagaan pelayanan jasa transportasi laut, darat dan udara dalam pengamanan arus mudik hari besar keagamaan, Idul Fitri 1440 Hijriah/2019.
“Ini merupakan opersi kemanusian, kami menekankan kepada kesiapan jasa transportasi laut dan udara, kami menghimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menjaga keselamatan selama memasuki arus mudik,” himbaunya saat apel gelar pasukan operasi ketupat 2019 di Mapolres Tanjungpinang.
Dalam sektor pelayanan operasi ketupat 2019 Tanjungpinang, Polres Tanjungpinang menyediakan 7 pos pengamanan, terdiri dari 2 pos pelayanan terpadu, 4 pos pengamanan dan 1 pos bergerak.
“Pos pengamanan ditempatkan di titik rawan Kantibmas dan rawan kecelakaan lalulintas,” ungkapnya.
Diketahui Operasi Ketupat 2019 dimulai 29 Mei hingga 10 Juni 2019 memiliki karakteristik yang keras apabila dibandingkan tahun sebelumnya. Opersi ini juga serentak dilaksanakan di 34 Polda se Indonesia.
Dalam pengamanan Operasi Ketupat 2019, Polres Tanjungpinang juga melibatkan sejumlah Satgas Ormas di Kota Tanjungpinang.(ang)







