
LEBIH dari empat tahun menjadi anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, membuat Yuniarni Postoko Weni memiliki jam terbang yang mumpuni sebagai anggota dewan.
“Saat menjadi anggota DPRD sekarang, saya belajar banyak hal yang sebelumnya saya tidak tahu sekarang menjadi tahu,” kata Weni.
Posisi Weni di DPRD menduduki jabatan strategis sebagai Wakil Ketua Komisi IV yang membidangi masalah pendidikan, kesejahteraan, kesehatan, maupun soal perempuan.Tentunya banyak tugas dan aspirasi sebagai wakil rakyat yang harus dia selesaikan yang cakupannya provinsi.
Dengan bekal pengalaman yang mumpuni itu, maka Weni akan lebih mudah untuk melakukan tugas sebagai anggota DPRD kota Tanjungpinang jika ia dipercaya masyarakat Tanjungpinang Timur.
Karena Pemilu 2019, Weni tidak lagi mencalonkan diri sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri dapil Tanjungpinang. Karena Weni diminta PDI-P untuk mencalonkan diri mewakili Tanjungpinang Timur.
Sedangkan suaminya Lis Darmansyah, mantan Walikota Tanjungpinang itu diminta partai untuk menjadi wakil rakyat dari daerah pemilihan Tanjungpinang. Mereka bertukar posisi. Menurut Weni, dengan posisi jika menjadi wakil rakyat dapil Tanjungpinang Timur, maka lebih mudah untuk menjalankan tugas.
“Wilayahnya kan lebih kecil sehingga bisa lebih fokus untuk melayani masyarakat dan berbakti kepada
daerah,” ujar Weni.
Mantan Ketua OSIS di SMPN5 Tanjungpinang itu yakin tugasnya akan lebih maksimal dalam melakukan tugas sebagai wakil rakyat jika diamanahkan pada 17 April 2019.
Soal hubungan rumah tangga antara dirinya dan Lis, apakah akan sibuk ketika misalnya keduanya terpilih menjadi wakil rakyat? Weni menyebutkan, dia sudah terbiasa dengan kesibukan. Pun saat Lis menjadi anggota DPRD Tanjungpinang tahun 2000 sampai menjadi walikota Tanjungpinang.
“Terkadang Kami bersama anak dalam setahun harus ada wajib namanya libur bersama. Yang sekolah di Bandung dan Magelang juga liburan. Liburan bersama itu merekat kekeluargaan,” kata Weni.
Weni melihat fungsi DPRD harus betul-betul melakukan pengawasan terhadap anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan, peningkatan kualitas pendidikan, maupun peningkatan layanan kesehatan. DPRD harus memastikan seluruh warga Tanjungpinang mendapat layanan yang prima.Tidak ada perbedaan.
Semua harus dilayani dengan maksimal. Alhamdulillah selama lima tahun Lis Darmansyah, puskesmas dan beberapa pelayanan sosial sudah bagus.Tinggal bagaimana mengoptimalkan layanan lebih optimal dan prima.
Dalam kampanye, Weni tidak terlalu lagi berkeringat karena namanya sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri sudah dikenal masyarakat Tanjungpinang. Peran sebagai istri walikota dari 2013-2018 semakin meneguhkan Weni politisi dengan jam terbang luas. Menjangkau di semua lini.
“Untungnya saat menjadi istri walikota, saya sudah bergerak bukan hanya sebagai ibu ibu PKK. Namun juga aktif digerakan sosial melalui pelbagai kegiatan di organisasi uang saya geluti. Inilah yang membuat saya sudah terbiasa untuk senantiasa berbuat kepada orang lain,”ujar ibu dari empat anak ini.
Menurut Weni, di mana pun dan apapun posisinya selagi dia mampu, maka kegiatan sosial akan terus dilakukan. Apalagi jika terpilih sebagai anggota DPRD, maka ia lebih leluasa untuk menjadi juru bicara dan berbuat sebagai anggota DPRD tentunya.***
Redaksi Pijarkepri.com







