Masyarakat Teluk Keriting Dukung Proyek Gurindam 12

Badai (48), Ketua I Forum Masyarakat Teluk Keriting saat diwawancarai media mengenai kabar rumah warga teluk keriting retak akibat pemasangan tiang oancang proyek gurindam 12. (f-ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Masyarakat Jalan Teluk Keriting, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mendukung pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang.

Ketua I Forum Masyarakat Teluk Keriting (Formatur), Badai (48), di Tanjungpinang, Jumat (1/2/2019) mengatakan, berdasarkan hasil rapat perwakilan Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) 11 dan 15, yang tergabung dalam Formatur di Teluk Keriting, mendukung pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang.

Selaku perwakilan masyarakat Teluk Keriting, Badai menepis kabar yang beredar di lini masa mengenai penolakan warga Teluk Keriting terhadap pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang, lantaran rumah penduduk retak akibat pemasangan tiang pancang.

“Tidak benar, rumah masyarakat teluk kriting tidak ada yang retak, kan jauh bedanya, yang di peling kan rumah wilayah RW 11 dan 15. Saya rasa tidak tepat informasi yang disampaikan, yang di peling dimana, yang retak yang dimana, harus diluruskan,” ujar Badai, saat ditemui di lokasi pemasangan Tiang Pancang, Jalan Teluk Keriting bersama warga.

Ia menjelaskan, di Jalan Teluk Keriting terdapat dua RW yakni, RW 11 dan RW 15, di RW 11 terdapat lima RT sementara di RW 15 terdapat 7 RT. Keseluruhan RT tidak menolak pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang.

Kendati mendukung pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang, Badai mengutarakan permohonan masyarakat Teluk Keriting mengenai janji Pemerintah Provinsi Kepri untuk merenovasi tempat ibadah umat muslim di Jalan Teluk Keriting.

“Kami tidak ada menolak, cuma kami mengharapkan pembangunan masjid Al-Rahim dibangun, kami dengar isue tak jadi dibangun, kami dari awal Formatur terbentuk tidak menolak sama sekali dan kami menyokong pemerintah untuk membangun,” ungkapnya.

Selain itu pula, masyarakat Teluk Keriting berharap dengan adanya pembangunan infrastruktur penataan kawasan pesisir pantai gurindam 12 Kota Tanjungpinang dapat memberikan kontribusi kepada penduduk setempat.

“Artinya bertimbal balik ke masyarakat, misalnya masyarakat membutuhkan pekerjaan mohon dibantu. Kami pun berterimakasih kepada pemerintah yang sudah merenovasi rumah-rumah penduduk disini dan membangun pelantar rakyat,” ujarnya.

ANG
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top