Pengusaha Kedai Kopi Minta Pemko Tanjungpinang Tidak Sembarangan Razia Pelanggan

Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma saat merazia ASN yang berada di kedai kopi saat jam kerja, Senin (21/1/2019). (f-ist)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Sejumlah pengusaha kedai kopi di Kota Tanjungpinang meminta pemerintah setempat tidak sembarangan merazia Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mereka ketahui sebagai pelanggan di tempat usaha mereka.

“Mohon Pemerintah Kota Tanjungpinang meninjau kembali pelaksanaan razia di kedai kopi, karena menggangu iklim usaha di kota ini,” kata seorang pengusaha kedai kopi di Tanjungpinang, yang tidak ingin namanya disebutkan, Senin (21/1/2019).

Menurut pengusaha kedai kopi di kota itu, dengan adanya tindakan Pemerintah Kota Tanjungpinang merazia ASN kedai kopi saat jam tertentu dapat mengganggu iklim usaha para pengusaha. Mereka tidak mengetahui apakah ada larangan ASN tidak dibenarkan untuk mengunjungi tempat usaha, dalam hal itu kedai kopi.

Pemilik kedai kopi mengaku hanya mengetahui mereka yang datang kekedai kopi adalah pelanggan.

“Karena pengunjung kedai kopi akan resah, takut ada apa di tempat usaha yang di razia. Jadi pelanggan bisa-bisa gak mau datang lagi, ini kan merusak iklim usaha,” kata mereka.

Pengusaha kedai kopi menyarankan agar pemerintah Kota Tanjungpinang mengatur kembali regulasi mengenai Standar Operasional razia kedai kopi agar lebih tertib.

“Pemerintah perlu membuat aturan lebih rinci soal merazia tempat usaha. Jangan langsung datang, tiba tiba masuk kedai kopi, razia ASN, kan pengunjung jadi panik,” tambahnya.

Selain itu pula, keluhan para pengusaha tersebut mengingat segala perizinan usaha diterbitkan pemerintah setempat. Akan tetapi, menurutnya pemerintah tak begitu memahami bagaimana menjaga pelanggan agar tetap nyaman dan aman saat berada di kedai kopi.

“Dengan razia secara tiba-tiba tidak menunjukkan surat razia, datang lalu mengintrogasi pelanggan kedai kopi itu apakah menyalahi aturan, ini kan hak pengusaha, karena berada di dalam kedai kopi, kalau di luar kedai kopi, di jalan silahkan,” ungkap pengusaha kedai kopi.

Berdasarkan informasi yang beredar dari sejumlah pemberitaan media lokal di Tanjungpinang, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dan Rahma merazia ASN yang tengah ngopi di sejumlah kedai kopi di kota itu, Senin (21/1/2019).

Sebagaimana dilansir kepri.info, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma bersama Satpol PP Tanjungpinang mendapati empat ASN di kedai kopi Jalan Nangka dan kedai kopi seputaran jalan batu delapan atas.

“Dua orang pegawai dari Dinas Pendidikan sedang berada di kedai kopi jalan nangka dan dua lagi dari Bagian Umum Sekretariat Pemko Tanjungpinang di kedai kopi batu lapan atas. ke empat pegawai itu sedang asik ngopi di saat jam dinas,” ucapnya.

Kegiatan sidak dan razia terhadap ASN tersebut kabarnya akan terus dilakukan tidak hanya pagi hari namun juga pada siang hari.

DNP
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *