Tiga Hari Tak Pulang Nelayan Ditemukan Membusuk

Petugas identifikasi Polres Tanjungpinang saat mengevakuasi jasad Aras, nelayan kampung bugis yang ditemukan membusuk di pantai Rimba Jaya. (Foto: Aji Anugraha/pijarkepri.com)

Petugas identifikasi Polres Tanjungpinang saat mengevakuasi jasad Aras, nelayan kampung bugis yang ditemukan membusuk di pantai Rimba Jaya. (Foto: Aji Anugraha/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Aras (42), nelayan Kampung Bugis, Kecamatan Tanjungpinang Kota ditemukan warga membusuk didalam kapalnya, tepat dibibir pantai Rimba Jaya, Tanjungpinang Barat, Senin (2/10) sekira pukul 11.45 WIB.

Aras ditemukan Jurianto (saksi,red) yang heran melihat speed boat terparkir tanpa ada aktifitas. Ternyata, Aras telah meninggal dunia, terbaring membusuk di atas kapalnya.

Menurut keterangan istrinya Mulyati (42), suaminya sudah keluar dari rumah sejak Sabtu (30/9) sekira pukul 14.00 WIB. Namun hingga saat ini tidak ada kabar, dan akhirnya ditemukan sudah meninggal dunia.

“Terakhir dari tempat pangkalan boat Pelantar I katanya mau cuci boat, sempai sekarang tak ada kabar, inilah baru dapat berita dah meninggal,” katanya saat ditemui di Ruang Jenazah RSUD Tanjungpinang.

Dari keterangan visum identivikasi Polres Tanjungpinang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh Aras.

Polisi menganjurkan kepada pihak keluarga untuk dilakukan otopsi agar mengetahui penyebab kematian Aras. Namun keluarga menolak.

“Mayatnya ditemukan sudah membusuk, tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, jenazah dikembalikan kepada keluarga,” kata Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Dwihatmoko Wiraseno.

Sementara barang bukti berupa spead boat milik Aras, diamankan di Satpol Airud Pelantar I Tanjungpinang.

Pewarta : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top