Alumni SMP Negeri 6 Rayakan Kemerdekaan Bersama Anak Panti

Alumni SMP Negeri 6 Tanjungpinang angkatan 2005 menggelar silaturahmi, reuni dan merayakan HUT RI Ke 72 di Panti Asuhan Bina Insani Bintan, Kabupaten Bintan. (Foto: ANG/pijarkepri.com)

Alumni SMP Negeri 6 Tanjungpinang angkatan 2005 menggelar silaturahmi, reuni dan merayakan HUT RI Ke 72 di Panti Asuhan Bina Insani Bintan, Kabupaten Bintan. (Foto: ANG/pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang
Sejumlah alumni dari Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 6 angkatan 2005 merayakan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 bersama anak-anak Panti Asuhan Bina Insani Bintan.

Salah satu alumni SMPN 6 Tanjungpinang, Ervi Yumikasari, di Bintan, Kepri, Minggu mengatakan, memilih panti asuhan menjadi tempat perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 72 karena ingin merayakan bersama anak panti.

“Sebenarnya, kenapa kami merayakan HUT RI Ke 72 ini, karena setelah melewati beberapa survei dari panitia penyelenggara reuni alumni, panti asuhan ini yang tepat untuk dikunjungi,” katanya.

Senada disampaikan Vivi, merayakan hari kemerdekaan bersama anak panti sangatlah menyenangkan, mengingat jarang sekali para alumni dapat berkumpul bersama lagi setelah 13 tahun menamatkan sekolah di bangku SMP.

“Bagi kami sangat senang sekali, dan jarang sekali bisa berkumpul seperti ini bersama anak panti,” katanya.

Para Alumni SMPN 6 Tanjungpinang angkatan 2005 itu turut memberikan sejumlah bantuan kepada panti asuhan dari uang pribadi yang mereka kumpulkan bersama.

Para Alumni SMP Negeri 6 Tanjungpinang angkatan 2005 saat memeriahkan HUT RI Ke 72 berlomba bersama anak panti asuhan Bina Insani, Bintan. (Foto: istimewa/pijarkepri.com)

Para Alumni SMP Negeri 6 Tanjungpinang angkatan 2005 saat memeriahkan HUT RI Ke 72 berlomba bersama anak panti asuhan Bina Insani, Bintan. (Foto: istimewa/pijarkepri.com)

Bantuan yang diberikan diantaranya 4 unit kipas angin, dua karung beras, 4 kardus indomie, gula, minyak makan, telor ayam, pakaian layak pakai dan sejumlah hadiah untuk perlombaan di hari kemerdekaan itu.

“Memberikan bantuan kepada anak panti sebenaranya merupakan keharusan kita sebagai umat muslim, dan yang kedua adalah untuk menjalin tali silaturahmi, memberikan bantuan berupa, peci, alat tulis belajar dan mukena adalah kewajiban bagi kita untuk mereka,” kata Andre, salah satu Alumni SMP N 6 Angkatan 2005.

Panti Asuhan Bina Insani Bintan, berada di Jalan Nusantara Kilometer 18 RT.003/RW.005 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau.

Panti asuhan Bina Insani didirikan oleh Ustad Muhammad Ali pada tahun 2000. Sempat terbiarkan oleh Yayasan, akhirnya panti asuhan ini berdiri sendiri dan dibantu oleh penduduk setempat.

Ketua Panti Asuhan Bina Insani, Muhammad Ali mengatakan, penti tersebut menampung lenbih kurang 30 anak, belasan anak masih duduk di bangku SD, SMP, SMA, bahkan sampai Perguruan Tinggi.

“Sebagain sudah ada yang bekerja, ada yang di pemerintahan, swasta, semua karena bantuan dari penduduk dan penyumbang yang tidak ingin disebutkan,” katanya.

Terkait kegiatan para Alumni SMPN 6 angkatan 2005 dalam HUT Kemerdekan RI di Panti Asuhan Bina Insani Bintan, beragam perlombaan rakyat turut diadakan. Seperti, makan kerupuk, lari goni, danlainnya. (ANG)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top