Komisi III DPRD Anambas Dorong BUMDes Kembangkan Peternakan Ayam Petelur

Adnan saat bersama Bupati Kepulauan Anambas Aneng meninjau peternakan tersebut, Selasa (11/8/2026)
Adnan saat bersama Bupati Kepulauan Anambas Aneng meninjau peternakan tersebut, Selasa (11/8/2026)

Anambas, PIJARKEPRI.COM – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Adnan mendorong pengembangan usaha peternakan ayam petelur yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Amanah di Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah.

Dorongan itu disampaikan Adnan saat bersama Bupati Kepulauan Anambas Aneng meninjau peternakan tersebut, Selasa (11/8/2026), usai menghadiri pembukaan Turnamen Sepak Bola U-13 dalam rangka HUT Desa Teluk Siantan dan HUT ke-20 Karang Taruna Sinar Siantan.

Bacaan Lainnya

Adnan menilai usaha peternakan ayam petelur memiliki prospek ekonomi sekaligus strategis bagi Anambas karena dapat membantu memenuhi kebutuhan telur masyarakat dari produksi lokal.

“Ini usaha yang sangat positif. Ada potensi ekonomi yang bisa dikembangkan desa melalui BUMDes. Jika dikelola dengan baik, bukan hanya menghasilkan telur, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Adnan.

Adnan saat bersama Bupati Kepulauan Anambas Aneng meninjau peternakan tersebut, Selasa (11/8/2026)
Adnan saat bersama Bupati Kepulauan Anambas Aneng meninjau peternakan tersebut, Selasa (11/8/2026) (f-fendi/pijarkepri.com)

Menurut dia, Komisi III DPRD Anambas akan memberi perhatian melalui fungsi pengawasan terhadap pengembangan sektor ekonomi produktif di desa.

BUMDes Amanah diharapkan tidak berhenti pada usaha yang ada, tetapi mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga kualitas, memperkuat pemasaran, serta menerapkan manajemen usaha secara profesional.

“Harus ada pengembangan, baik dari sisi jumlah ternak, produksi maupun pemasaran. Pemerintah desa dan BUMDes harus melihat ini sebagai peluang jangka panjang,” ujarnya.

Adnan juga menilai pengembangan peternakan lokal dapat memperkuat ketahanan pangan daerah. Produksi telur dari desa, kata dia, berpotensi mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus menjaga perputaran ekonomi tetap berada di Anambas.

“Kalau kebutuhan telur sebagian bisa dipenuhi dari produksi lokal, tentu sangat membantu. Uang yang biasanya keluar daerah untuk membeli kebutuhan pangan bisa berputar di daerah sendiri,” katanya.

Sementara itu, Bupati Aneng mendorong BUMDes agar terus dikembangkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa.

Peninjauan tersebut menunjukkan sinergi pemerintah daerah, DPRD, dan pemerintah desa dalam mendorong usaha produktif berbasis potensi lokal sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Anambas.

Pewarta : Fendi

Pos terkait