Kepri  

Komisi III DPRD Kepri Panggil PLN Batam, Buntut Pemadaman Listrik Saat Tahun Baru

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho.
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho. (Foto: doc_pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Buntut Pemadaman listrik di Batam, Bintan dan Tanjungpinang pada awal tahun 2023 mendapat respon tegas dari Komisi III DPRD Kepulauan Riau.

Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Widiastadi Nugroho, di Batam, Senin (2/1/2023) mengatakan, pihaknya akan melayangkan surat Rapat Dengar Pendapat (RDP) panggilan ke PLN Batam, hari ini.

Black out nya Batam-Bintan pada saat libur Tahun Baru 2023, seharusnya tidak terjadi. Karena PLN Batam mengklaim sudah melakukan persiapan menghadapi Natal dan Tahun Baru 2023,” kata Widiastadi Nugroho.

Pria yang merupakan Ketua Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri Daerah Kepri ini menegaskan, putusnya aliran listrik yang berlangsung lama tersebut menimbulkan dampak yang signifikan bagi Batam dan Pulau Bintan.

“Apalagi saat ini, Batam sedang melakukan pemulihan kondisi ekonomi daerah. Dengan banyaknya wisatawan mancanegara yang datang diakhir tahun,” jelasnya.

Menurutnya, padamnya listrik juga menyebabkan sejumlah layanan yang mengandalkan listrik di Batam terpaksa menolak pelanggannya.

“Energi listrik memainkan peran penting terkait peningkatan ekonomi masyarakat dan usaha-usaha lainnya. Padamnya listrik, tentu menimbulkan kerugian bagi mereka yang bergantung dengan listrik dalam menjalankan usahanya,” ujarnya.

Menurutnya, Batam adalah kota besar yang aktivitas ekonominya sangat bergantung dengan sistem kelistrikan. Dari sisi infrastruktur, PLN Batam memiliki sistem yang sudah baik.

“Kami akan minta penjelasan dari PLN Batam terkait black out yang terjadi. Jika memang harus ada evaluasi di jajaran direksi, kita akan minta untuk dilakukan,” tutup Widiastadi Nugroho.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *