
PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Jumlah kunjungan kedatangan dan keberangkatan penumpang Singapura di Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang, Kepulauan Riau menurun pasca wabah virus corona.
Penyelia Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan SBP Tanjungpinang, Brama Setia, Selasa (3/3), mengatakan angka kedatangan dan keberangkatan penumpang kapal fery, di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang turun signifikan.
Pemerintah Singapura belum lama ini menghimbau warganya untuk tidak berpergian keluar negeri pasca wabah virus corona.
TPI Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang mendata, Senin (2/3/2020) 490 kedatangan penumpang dan kru kapal dari Singapura dan Malaysia yang melintas di Pelabuhan Internasional SBP. Banyak agen perkapalan mengurangi armada angkut.
“Jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang turun drastis. Saat ini hanya 7 armada yang beroperasi, biasanya 13 bahkan lebih kalau hari libur, ini terjadi setelah imlek 2020,” ujarnya.
Salahsatu pengelola armada angkut laut Singapura- Tanjungpinang, Alex, di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang mengaku rugi. Dalam sekali angkut kapal fery bermuatan 200 penumpang tersebut harus mengeluarkan operasional bahan bakar Rp15.000.000.
Jumlah operasioanal pulang pergi kapal fery tersebut tak sebanding dengan jumlah penumpang.
“Sekali keberangkatan hanya 10 hingga 12 penumpang,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan pijarkepri.com aktivitas di Pelabuhan Internasional SBP Tanjungpinang Selasa (3/3/2020), terlihat lenggang.
Ketua Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Tanjungpinang-Bintan, Sapril Sembiring mengatakan, wabah virus corona sangat mempengaruhi ekonomi pariwisata di Tanjungpinang-Bintan.
Sejumlah Agen Travel mengaku mengeluh akibat menurunnya kunjungan pariwisata di Tanjungpinang-Bintan. Dia mengharapkan pemerintah untuk serius menyelesaikan persoalan virus corona tang berdampak langsung dengan kamajuan pariwisata di daerah itu.
“Saat ini pariwisata terpuruk sekali. Kami mengharapkan pemerintah dapat segera menyelesaikan persoalan ini,” ujarnya. (ANG)
Pewarta : Aji Anugraha







