Ing Iskandarsyah : Kepri Butuh Pemimpin Kuat Berani Cerdas

Anggota DPRD Kepri dari Fraksi PKS, Ing Iskandarsyah saat ditemui di warung makan Sambal Tempur, di Kilometer 9, Bintan Centre, Tanjungpinang. (Foto: pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Saat ini Kepulauan Riau membutuhkan pemimpin yang kuat, berani dan cerdas dalam menjawab semua persoalan di daerah kepulauan ini, kata Anggota DPRD Kepri, Ing Iskandarsyah.

“Salah satu keberhasilan dalam pembangunan tergantung dengan pemimpinnya,” tambahnya, di Tanjungpinang, Jumat (13/3/2020).

Pernyataan itu disampaikan Ing ketika menjawab sejumlah pertanyaan wartawan mengenai calon pemimpin yang dibutuhkan masyarakat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur dan Wakil Gubernur, Walikota dan Bupati, serentak 2020.

Ing Iskandarsyah mengatakan, dalam hitungan bulan, Pilkada serentak akan berlangsung 23 September 2020. Ing menilai, perlu pencerdasan informasi yang positif untuk masyarakat, khususnya di Kepulauan Riau yang penuh dinamika.

Menurutnya, persoalan mendasar saat ini yang tengah dibahas masyarakat tak lain cara berpolitik baik kandidat maupun masyarakat yang mudah mengutarakan persoalan Suku Ras dan Agama (Sara), Politik Identitas, menjelek-jelekkan lawan politik, serta menyebarkan Hoax (Kebohongan).

“Kita terjebak sara, politik identitas, jelekin orang, hoax, gak perlu karena sudah banyak pemilih kita yang cerdas,” ujar kader Partai Keadilan Sejahtera itu.

Menjawab persoalan itu, Ing berpendapat, maka sudah tentu masyarakat lebih perlu memahami para calon pemimpin Kepulauan Riau kedepan. Masyarakat atau pemilih dapat menilai karakter, kemampuan dan kecerdasan para pemimpin Kepri.

Menurut Ing, Kepulauan Riau membutuhkan pemimpin yang berani ‘the strong lidership’, dalam arti, kuat dalam menyampaikan argumen, program dan berani berkoordinasi memperjuangkan kepentingan masyarakat Kepulauan Riau ke Pemerintah pusat.

Dua persolan yang penting diketahui masyarakat, mengapa Kepulauan Riau membutuhkan pemimpin kuat, berani dan cerdas.

Ing menjelaskan, hubungan antara Kepulauan Riau sebagai daerah dengan Pemerintah Pusat sangat memerlukan regulasi tersendiri untuk menjawab persoalan yang ada.

“Kepri ini bukan daerah yang miskin, potensinya sangat luar biasa, sumber daya alamnya luar biasa, menjadi lalulintas internasional Selat Malaka, dekat dengan Singapura dan Malaysia. Ternyata persolan kita adalah regulasi,”

Dia mencontohkan, persoalan yang tengah dihadapi Kepulauan Riau hingga saat ini yakni, soal pengelolaan labuh jangkar di Kepulauan Riau yang tak juga diselesaikan, merebut PI di Natuna. Padahal pendapatan dari dua usaha itu dinilai besar dan dapat meningkatkan PAD Kepri.

“Maka sudah tentu kita semua perlu memiliki pemimpin yang kuat dan berani memperjuangkan aspirasi rakyat dan berani melobi pusat agar kita mendapatkan regulasi-regulasi yang menguntungkan masyarakat Kepri,” ujarnya.

Ing menjelaskan mengapa Kepri butuh pemimpin yang cerdas untuk menjawab persoalan yang terjadi saat ini seperti, mengelola potensi kemaritiman Kepulauan Riau yang luas dan berlimpah, menekan angka pengangguran, dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk masyarakat.

“Persoalan ini yang harus kita tuntaskan. Kita butuh pemimpin yang cerdas, ‘smart’, karena hari ini masalah kita adalah masalah ekonomi,” ungkapnya.

Berdasarkan kriteria pemimpin yang perlu dipahami masyarakat pada Pilkada serentak 2020, maka Ing menyarankan agar masyarakat perlu cerdas dalam memilih pemimpin, dengan melihat program-program apa yang ditawarkan untuk kepentingan masyarakat, bukan atas nama kepentingan masyarakat namun implementasimya berbeda.

“Nanti kalau kita memilih pemimpin, lihat progarm apa yang ditawarkan, jangan terjebak seperti memilih kucing dalam karung, kita gak tau habis itu kita protes,” ungkapnya, sumringah.

Dia juga menyarankan kepada para kandidat Pilkada serentak 2020 untuk dapat mencerdaskan masyarakat melalui program-program yang ditawarkan.

“Kandidat harus mencerdaskan pemilihnya. Apa yang ditawarkan ke masyarakat, dan ini harus disosialisasikan segera. Mungkin bukan hanya sebatas penyelenggarannya saja, tetapi juga kita mraih pemimpin yang punya gagasab membangun baik di kepri maupun kabupaten kota,” ungkapnya. (ANG)

Pewarta : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *