PDI Perjuangan Tidak Menerima Bakal Calon Gubernur Kepri Terlibat Perkara Korupsi

Ketua Tim Khusus Rekrutmen dan Seleksi Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Masa Bhakti 2020-2024 Provinsi Kepulauan Riau Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kepri, Ruslan dan Wakil Ketua Tim, Ruslan Abdul Gani. (Foto: Aji)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan menyertakan sejumlah syarat administrasi pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau, pada Pilkada Serentak 2020 mendatang. Salahsatu syarat pendaftar tidak terlibat perkara korupsi.

PDI Perjuangan menekankan pendaftar bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Pilkada Serentak 2020 jalur umum mau pun internal partai untuk bersedia menandatangani surat pernyataan tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam pemeriksaan tindak pidana korupsi.

Sekretaris PDIP Kepulauan Riau, H Lis Darmansyah, SH, di Tanjungpinang, Sabtu (5/10/2019) mengatakan, kelengkapan administrasi pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri Pilkada Serentak 2020 itu berdasarkan Peraturan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Nomor 24 Tahun 2017, tentang Rekrutmen dan Seleksi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan.

Menurutnya, tindakan PDI Perjuangan menyertakan salahsatu syarat administrasi dalam formulir pernyataan tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam pemeriksaan tindak pidana korupsi merupakan upaya menutup segala kemungkinan untuk orang-orang yang pernah terkena khasus tindak pidana korupsi.

“Jadi kita sudah kunci disitu, kita tidak akan menerima. Initinya kita selangkah lebih mendahului, berlaku dua-duanya, berlaku bagi siapapun, jadi jangan sampai kita tidak memberi ruang dan kesempatan bagi orang yang terlibat tindak pidana korupsi untuk bisa mendaftar,” kata Lis, di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kepri, Tanjungpinang.

Lis mengutarakan, penyertaan syarat administrasi bakal calon kepala daerah tidak pernah dan sedang dalam perkara korupsi merupakan larangan keras PDI Perjuangan untuk pendaftar jalur umum dan internal parrai.

“Ini larangan keras baik untuk kader maupun umum untuk mendaftar di PDI Perjuangan, kalau memang dia pernah terlibat di lingkaran itu, pernah saja kita gak mau apa lagi terlibat. Jadi kita gak pernah membuka ruang untuk itu,” ujarnya.

“Jadi itulah konsistensi kita, bahwa kita mendukung segala perlawanan atas perbuatan yang terkait dengan tindak pidana korupsi itu,” tambahnya.

Baca Juga : Senin Isdianto Daftar Calon Gubernur Kepri PDI Perjuangan

Diketahui, berdasarkan Peraturan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Nomor 24 Tahun 2017, tentang Rekrutmen dan Seleksi Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan, para peserta wajib mengisi formulir syarat dokumen pendaftaran dan persyaratan Bakal Calon Gubernur dan Wagub Kepri dari PDI Perjuangan Kepri.

Sejumlah formulir yang harus diisi dan dikembalikan peserta yakni, mengisi data diri, riwayat hidup, surat pernyataan setia kepada Pancasila, UUD 45, dan cita cita Proklamasi 17 Agustus 1945, surat pernyataan tidak pernah terlibat masalah narkoba baik langsung maupun tidak langsung.

Para bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan mendaftarkan diri ke PDI Perjuang Kepri diharuskan melengkapi, surat pernyataan komitmen terhadap PDI Perjuangan, surat pernyataan tidak pernah atau tidak sedang terlibat dalam pemeriksaan tindak pidana korupsi, surat pernyataan bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi penjaring dan penyaringan.

Surat pernyataan bersedia menerima apapun keputusan partai terhadap bakal calon yang ditetapkan oleh partai, surat pernyataan kemampuan finansial, surat pernyataan harta kekayaan, surat pernyataan bersedia berkontribusi dalam pendanaan.

Pendaftar juga dianjurkan menyertakan, visi misi rencana program sebagai bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri, pas photo 4×6 lima lembar dan foto copy kartu tanda penduduk.

Tim Khusus Rekrutmen dan Seleksi Penjaringan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau DPD PDI Perjuangan memperpanjang masa pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Masa Bhakti 2020-2024 Provinsi Kepulauan Riau, dimulai 30 September 2019 hingga 7 Oktober 2019.

Sedangkan pengembalian berkas pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau Masa Bhakti 2020-2024 Provinsi Kepulauan PDI Perjuangan Kepri dimulai 8 Oktober 2019 hingga 12 Oktober 2019, di Sekretariat DPD PDI Perjuangan Kepri, Jalan D.I Panjaitan, KM7, No.517, Tanjungpinang.

Pewarta : Aji Anugraha
Editor : Ali Atan Sulaiman

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top