Pengendara Roda Dua Mendominasi Pelanggar Operasi Patuh Seligi 2019

Ket foto: Kasat Lantas Polres Lingga, AKP Emsas saat memeriksa surat-surat pengendara roda dua. (Foto Humas Polres Lingga).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Operasi Patuh Seligi 2019, yang digelar serentak se-Indonesia selama dua minggu, yang dimulai dari 28 Agustus hingga 11 September 2019, Satlantas Polres Lingga, melakukan penindakan kepada 142 pengendara yang melanggar.

Kapolres Lingga, AKBP Joko Adi Nugoroho, melalui Kasat Lantas Polres Lingga, AKP Emsas mengatakan, sebanyak 142 pengendara yang ditilang dari Hasil Operasi Patuh Seligi 2019, yang telah dilaksanakan sejak tanggal 29 Agustus hingga 11 September 2019, sedang yang diberikan teguran sebanyak 38 pengendara.

“Pada Operasi Patuh Seligi 2019, pelanggaran terbanyak adalah pengendara roda dua, dengan jumlah 133 pelanggaran,” kata Kasat Lantas Polres Lingga, dari rilis yang diterima media, Kamis (12/9/2019).

AKP Emsas menjelaskan, jenis pelanggaran yang paling banyak dilakukan pengendara roda dua yakni, tidak membawa surat-surat dalam berkendara, baik itu STNK maupun SIM. Sementara untuk pengendara roda empat, tercatat ada 9 kasus pelanggaran yakni, tidak membawa surat-surat dalam mengendara.

Ia menjelaskan, dari 8 sasaran Operasi Patuh Seligi 2019, pada pengendara roda dua terdapat 2 pelanggaran terbanyak yaitu, tidak menggunkan Helm SNI sebanyak 27 pelanggar, selain itu, penggunaan kendaraan oleh anak dibawah umur sebanyak 38 pelanggar.

“Jumlah pelanggar cukup banyak hingga mencapai ratusan,” terangnya.

Kasat Lantas berharap kepada masyarakat Kabupaten Lingga, dengan berakhirnya Operasi Patuh Seligi 2019 ini, tetap mematuhi peraturan dalam berlalulintas, dan terima kasih kepada Instasi terkait yang telah bekerja sama dalam memberi support pada pelaksanaan Ops Patuh Seligi 2019.

“Saya harap, masyarakat untuk tetap memakai helm, dan juga membawa SIM dan STNK pada saat mengendara,” tutupnya. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top