Melestarikan Budaya Melayu LAM Tanjungpinang Kunjungi Lingga

Pengurus LAM Tanjungpinang saat mengunjungi LAM Lingga. (aci)
Pengurus LAM Tanjungpinang saat mengunjungi LAM Lingga. (aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Rombongan Pengurus Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepulauan riau (Kepri) Kota Tanjungpinang mengadakan kunjungan kerja (Kunker) ke LAM Kepri Kabupaten Lingga, selama 4 hari dari tanggal 20 hingga 23 Mei 2019.

Kunker rombongan LAM Kota Tanjungpinang  yang dipimpin Datuk Raja Kholidin, didampingi Datuk Hasanudin, Datuk Sy Rohaya dan Amir Ripana tersebut, bertujuan untuk betukar pikiran guna melestarikan dan memajukan adat dan budaya melayu.

Saat rombongan sampai di Balai LAM di Damnah, disambut langsung Ketua LAM Kepri Kabupaten Lingga, Datuk Muhammad Ishak, didampingi beberapa pengurus teras LAM Kepri Kabupaten Lingga, Datuk Nadar, Datuk Kamarulzaman, Datuk S. Azhari, Datuk Lazuardi, Datuk Jumadi, Datuk Nurmadiah dan Aryanto.

Di Balai LAM tersebut, rombongan langsung melakukan pertemuan dan diskusi hingga berbuka puasa dan sholat magrib bersama.

Dalam diskusi tersebut, Ketua LAM Kabupaten Lingga, Datuk Muhammad Ishak, menyampaikan berbagai program dan kegiatan, yang telah dilakukan maupun yang akan dilakukan pengurus LAM, guna mewujudkn visi LAM Kabupaten Lingga 2016-2021, yakni sebagai penggerak utama dan rujukan adat dan budaya melayu.

“Alhamdulilah, sejak tahun 2017 kita mendapat dukungan dari Pemkab Lingga, sehingga berbagai kegiatan dapat bejalan, baik untuk tujuan mewujudkan visi maupun guna memberikan dukungan nyata kepada Pemerintah daerah maupun Pusat di dalam melestarikan dan memajukan adat dan budaya melayu,” kata Datok Muhammad Ishak, kepada Pijarkepri.com, melalui pesan WhastApp nya, Selasa (21/5/2019).

Sejak tahun 2017, lanjut Datok M Ishak, LAM Lingga telah memproduksi 3 buah buku tentang adat dan budaya melayu, dan Insya Allah, tahun ini akan kita terbitkan satu buah buku lagi, selain menerbitkan buku, LAM Lingga juga mengadakan pelatihan, sosialisasi, workshop dan pemantapan organisasi.

“Semua kecematan sudah ada pengurus LAM, kecuali 3 kecamatan pemekaran, begitu juga di kelurahan dan desa, sudah hampir 30 desa dan kelurahan sudah dibentuk LAM, sesudah lebaran nanti, akan bertambah banyak lagi pengukuhan terhadap pengurus LAM yang dibentuk di desa,” terangnya.

Sementara itu, Datuk Raja Kholidin, yang memimpin rombongan LAM Kota Tanjung Pinang, berharap kedepan akan ada lagi pengurus LAM Tanjung Pinang yang datang ke Lingga.

“Diharapkan ada lagi LAM Tanjung Pinang yang mengunjungi Lingga, untuk sharing maupun untuk menambah pengetahuan di bidang adat dan budaya melayu,” imbuhnya. (ACI)

Pos terkait