Caleg Gerindra Tanjungpinang Timur Terancam Pidana Pemilu, Ketua DPC Gerindra : Jangan Percaya Isu

Kordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah. (Doc. Pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Calon Anggota Legislatif (Caleg) partai Gerindra Dapil Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang kedapatan diduga terlibat “Money Politik” (politik uang,red) terancam dijerat Pidana Pemilu.

Kordinator Divisi Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kota Tanjungpinang, Maryamah, di Tanjungpinang, Rabu (17/4/2019) mengatakan Bawaslu sudah mengantongi bukti permulaan yang cukup atas dugaan pelanggaran tindak pidana Pemilu oleh Caleg Gerindra itu.

Bawaslu tidak menyebutkan identitas lengkap Caleg Gerindra Dapil Tanjungpinang Timur yang terlibat money politik tersebut bersama tiga orang juru antar uang “Serangam Fajar” di Dapil itu. Akan tetapi, diketahui Caleg Gerindra Dapil Tanjungpinang Timur itu berinisial MA.

Dia mengatakan, sebagaimana disebutkan dalam pasal 523 ayat 2, Undang-Undang Pemilu Nomor 7 tahun 2017, money politik pada saat pemungutan suara mendapatkan sanksi tegas.

“Jika terbukti, maka akan terancam 3 tahun penjara dan 36 juta denda uang serta diskualifikasi dari pencalonan,” ungkapnya.

Baca Juga : [TERUNGKAP] Caleg Gerindra Dapil Tanjungpinang Timur Tebar Amplop “Serangan Fajar”

Selain Caleg Gerindra yang tertangkap tangan membagikan uang untuk mengarahkan seseorang menggunakan hak pilih pada Pemilu 2019 di Dapil Tanjungpinang Timur, Bawaslu juga telah menerima dua pelaporan pelanggaran Pemilu serupa di Dapil Tanjungpinang Timur dari partai berbeda.

“Selain caleg Gerindra ada dua laporan yang kita terima dari Dapil Tanjungpinang Timur atas dugaan money politik yang sama, partainya beda. Sekarang lagi proses,” ungkapnya.

Terpisah Ketua DPC Gerindra Tanjungpinang Endang Abdullah mengatakan belum mendapatkan informasi adanya Caleg Gerindra yang tertangkap OTT money politik di Dapil Tanjungpinang Timur.

“Saya sampai sekarang belum mendapatkan informasi itu, tapi Alhamdulillah aman-aman saja orang kita kok,” katanya.

Endang memastikan, jika benar Caleg Gerindra yang diamankan atas dugaan money politik tersebut dipastikan yang bersangkutan akan melaporkan permasalahan itu ke Partai

“Kalau saya belum dapat informasi seperti itu, dan dari semua caleg-caleg kami belum informasikan, kalau ada apa-apa pasti diinformasikan ke partai, mungkin isue atau apa, jangan terpengaruh masyarakat,” ujarnya.

Diketahui Bawaslu bersaka Sentra Gakumdu Pemilu 2019 Kota Tanjungpinang menggeler konfrensi pers atas penangkapan OTT dugaan money politik “Serangan Fajar” yang diduga dilakukan Caleg Gerindra Dapil Tanjungpinang Timur berinisial MA, Rabu (17/4/2019) dinihari.

Bawaslu bersama Sentra Gakkumdu mengamankan sejumlah barang bukti berupa uang pecahan, dan tiga juru bagi uang “serangan fajar” MA.

ANG
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top