Hanafi Ekra Jaring Aspirasi Masyarakat Sungai Lumpur

Masyarakat Sungai Lumpur, Lingga berduyun mendatangi pelataran Pos Kamling RW.3 Bukit Kabung Kelurahan Sungai Lumpur, mengantarkan pesan ke hanafi Ekraf dalam agenda Reses DPRD Provinsi Kepri. (f-aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau Hanafi Ekra menjaring aspirasi masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur, Kabupaten Lingga, Sabtu (16/3/2019), malam.

Kunjungannya ke Sungai Lumpur dalam rangka reses akhir masa sidang pertama DPRD Provinsi Kepulauan Riau. Dalam catatan kunjungan wakil rakyat di Kelurahan Sungai Lumpur, Hanafi Ekraf adalah legislator pertama yang menjaring aspirasi di daerah itu.

Kelurahan Sungai Lumpur merupakan salah satu kelurahan pemekaran dari Kelurahan Dabo, Singkep. Berdiri sejak September 2014, mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Lingga 2012, hinggasaat ini Kelurahan Sungai Lumpur sudah berdiri 4 setengah tahun.

“Bahkan Kelurahan ini hampir dibubarkan karena selama dua tahun setelah Perda di Sah kan roda pemerintahan belum berjalan, baru tahun 2014 roda pemerintahan di Kelurahan Sungai Lumpur berjalan,” kata Lurah Sungai Lumpur, Gunawan pada reses Anggota DPRD Provinsi Kepri itu.

Beragam aspirasi masyarakat Kelurahan Sungai Lumpur disambut baik Anggota DPRD Provinsi Kepri Dapil Bintan-Lingga tersebut. Berbagai usulan yang disampaikan warga Sungai Lumpur, diantaranya masalah kesehatan, kurangnya tenaga kesehatan, semisal dokter.

Kendati demikian, masyarakat tak hanya menyampaikan keluhan akan tetapi, mereka mengutarakan kemajuan Sungai Lumpur dengan tersedianya Bank Darah di RSUD Dabo, dan dibukanya lapangan pekerjaan di Kabupaten Lingga.

Lurah Sungai Lumpur, Gunawan mengutarakan, sebagai kelurahan pemekaran dari Kelurahan Dabo, kendati berjuang bersama-sama masyarakat untuk dimekarkan, akan tetapi penduduk setempat masih berkecil hati.

Menurutnya kelurahan Sungai Lumpur masih sangat minim pembangunan yang menyentuh langsung ke masyarakat. Padahal tujuan pemekaran adalah untuk memajukan suatu daerah, bahkan untuk sarana perkantoran saja hingga saat ini perangkat kelurahan masih menyewa rumah masyarakat.

“Dan tahun ini baru akan di bangun kantor Kelurahan Sungai Lumpur.

Kendati masih minimnya pembangunan infrastruktur, Gunawan mengutarakan, masyarakat setempat merasa senang dengan keluarnya Peraturan Menteri Dalam Negeri No.130 tentang Dana pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Regulasi tersebut mengarah pada peningkatan Dana Alokasi Umum (DAU) Kelurahan setempat. Pada tahun ini kelurahan mendapat Dana DAU senilai Rp370 juta.

“Selain itu pula Pemerintah daerah melalui DPRD Lingga menjanjikan akan menambah dana itu, seperti yang telah diamanahkan dalam peraturan tersebut di APBD-P,” terangnya.

Hanafi Ekra menyampaikan, terimakasih kepada masyarakat yang telah datang pada reses tersebut ia mengharapkan usulan yang disampaikan masyarakat dapat diperjuangkan pada sidang paripurna DPRD Provinsi Kepri.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Kepri yang mewakili Dapil Bintan-Lingga, Hanafi menilai tak mudah menjaring aspirasi di daerah yang terdiri banyak pulau, dengan penuh aspirasi masyarakat yang harus diperjuangkan. Terlebih, hanya dia yang merupakan perwakilan rakyat Dapil Bintan-Lingga.

Kendati demikian, dia berharap kedepan Lingga dapat menambah lagi Wakil Rakyat yang akan memperjuangkan Lingga di parlemen Provinsi Kepulauan Riau.

“Pada awalnya anggota DPRD dari Dapil Bintan-Lingga yang berasal dari Lingga hanya saya sendiri, alhamdulillah, saat ini dewan Provinsi Dapil Bintan-Lingga asal Lingga telah ada dua orang yang tentunya lebih banyak lagi daerah di Lingga yang dapat dikunjungi,” papar Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepri ini.

Pewarta : Puspandito/ACI

Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top