Jelang Pemilu Kesbangpol Lingga Gelar Sarasehan Harmonisasi Antar Etnis

Para tokoh adat, toma dan masyarakat saat mengikuti kegiatan sarasehan yang diadakan Kesbangpol Kabupaten Lingga, , di Balai Pertemuan Jenang Amanah, Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Rabu (27/2/2019). (faci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Lingga, menggelar sarasehan harmonisasi antar etnis, di Balai Pertemuan Jenang Amanah, Desa Kote, Kecamatan Singkep Pesisir, Rabu (27/2/2019).

Kepala Badan Kesbangpol, Kabupaten Lingga, Armia mengatakan, sarasehan tersebut mengangkat tema “Tahun Demokrasi dan Tahun Politik”. Menurutnya, tema ini ditaja sebagai upaya untuk memeberikan pemahaman mengenai kesatuan dan persatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

Mengingat, dalam bulan depan masyarakat bakan dihadapkan dalam pesta demokrasi. Selain itu sebagai perpanjangan tangan pemerintah, Kesbangpol memiliki  kewajiban mentertibkan mengenai Ancaman Tantangan Hambatan Gangguan (ATHG) dalam pelaksanaan Pemilu serentak Legislatif dan Presiden, pada 17 April 2019.

“Dengan tema ini, kita berharap jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan bersama, baik itu Gangguan terhadap isu agama atau isu sara yang dapat memecah belah Kita,” kata Armia yang sekaligus sebagai mediator pada kegiatan tersebut.

Armia menjelaskan, berdasarkan pantauan Kesbangpol Kabupaten Lingga di media sosial Facebook sangat kencang isu-isu baik itu terhadap pemerintah, golongan maupun individu.

“Untuk itu, kami berusaha bersama mencegah terjadinya konflik,” ujarnya.

Selain mencegah, lanjut Armia, berapa bulan ini sudah mulai terjadi gesekan suku, terhadap beberapa oknum masyarakat seperti yang terjadi dulu-dulunya yang sangat hangat di dengar masyarakat, khususnya masyarakat Kabupaten Lingga yang kemudian berkembang pada akhirnya mulai terjadi gesekan.

“Ini mesti kita jaga, karena ini adalah tahun politik, maka mari kita jaga bersama supaya masyarakat Kabupaten Lingga aman dan kondusif,” terangnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lingga, Alias Wello mengucapkan terima kasih untuk yang telah hadir, mewakili Pemerintah Kabupaten Lingga melalui Kesbangpol, menurutnya kegiatan tersebut sangat bagus, hal itu dikarenakan dapat langsung berdialog, dengar pendapat dalam segala hal, baik permasalahan ekonomi, sosbud, Kantibmas, suku, agama dan yang lainnya.

Bupati Lingga yang akrab disapa AWe ini menerangkan, tahun 2019 adalah tahun politik, mari kita jaga Kabupaten Lingga khususnya, Kecamatan Singkep Pesisir agar tercipta suasana yang kondusif supaya pemilu di bulan April berjalan aman dan kondusif, memang selama ini di Kecamatan Singkep Pesisir, dari dulu sampai sekarang belum pernah terjadi hal-hal yang tidak kita harapkan dan jangan sampailah terjadi.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan meredam jangan sampai ada gejolak, saya berharap kepada pemuda, mari kita berinovasi dalam segala bidang untuk memajukan daerah,” ucap AWe.

Ditempat yang sama, Waka Polres Lingga, Kompol Ferri Maprizon menyebutkan, pada dasarnya kami siap mendampingi dan siap menjadikan Lingga aman dan kondusif melalui anggaran yang kami bahas, kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan menjadikan Kabupaten Lingga aman dari ancaman segala hal, tujuan Lembaga ini juga adalah menjaga NKRI yang kita cintai ini, apa lagi sebentar lagi kita akan mengadakan pesta demokrasi serentak yang harus kita jaga bersama.

“Ketentraman ketertiban masyarakat dan NKRI harga mati, kita jangan terpecah belah baik itu suku dan agama, kami dari Polres siap selalu menjadikan Lingga aman dan kondusif kalau masyarakatnya mau ambil peduli, kondusif yang kita ciptakan di Kabupaten Lingga tetap terjaga, jangan terlalu mudah memposting permasalahan yang belum kita ketahui sebenarnya,” sebutnya.

Sementara itu, Pabung 0315/Bintan, Mayor I Putu Suparna mengatakan, ATHG terus kita jaga bersama, agar segala sesuatu yang bentuknya merusak tatanan kehidupan bermasyarakat harus dicegah bersama, apalagi sebentar lagi kita melakukan pesta Demokrasi.

Katanya lagi, deteksi dini perlu dilakukan yang pada intinya untuk menjaga masalah Kamtibmas jangan sampai terjadi gesekan antar Suku, selain itu mengingatkan kita semua agar dapat saling meredam kepada masyarakat pada umumnya, jangan sampai dipengaruhi hal yang negatif.

“Bagaimana kita menciptakan kerukunan antar sesama, jangan sampai terpecah belah dengan berbagai macam isu, untuk itu saya mohon kerjasamanya,” katanya.

Camat Singkep Pesisir, Jasmad yang menutup kegiatan menyampaikan, kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lingga, dalam hal menjaga ATHG di Kecamatan Singkep Pesisir, disini dapat kami sampaikan bahwa Kecamatan Singkep Pesisir untuk sementara aman dan kondusif.

“Alhamdulillah FKUB, FKDM, FPK sudah kita bentuk, semogga forum-forum ini menjadi pemersatu bagi Masyarakat, dan teruskan kerjasama khususnya Kecamatan Singkep Pesisir yang kita cintai ini,” tutupnya.

Kegiatan Sarasehan Harmonisasi Antar Eknis ini dihadiri, Bupati Lingga, Alias Wello, Waka Polres Lingga, Kompol Ferri Afrizon, Kepala Badan Kesbangpol Lingga, Armia, Pabung 0315/Bintan, Mayor I Putu Suparna, Camat Singkep Pesisir, Jasmad, Kabid Kesbang, Darmawan, Kades se-Kecamatan Singkep Pesisir, FKUB, FPK, FKDM se-Kecamatan Singkep Pesisir, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Kecamatan Singkep Pesisir. (ACI)

Editor : Puspandito

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top