Harga Kebutuhan Pokok Naik

Pedagang Ayam di pasar Bintan Centre Tanjungpinang, Minggu (25/11). (f-aji)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengalami kenaikan cukup signifikan, Minggu (25/11/2018).

Beberapa komoditas bahan pokok yang mengalami kenaikan yakni, daging ayam, dengan harga jual dari Rp40.000 mencapai Rp44.000 per kilogram, belum eceran di warung-warung, pada Agustus 2018 hanya Rp38.000 per kilogram.

Kabid Stabilisasi Harga Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tanjungpinang, Anik Murtiani mengatakan, kenaikan harga ayam dipengaruhi dengan naiknya harga pakan.

“Dari hasil pemantauan kami bersama DP3, kenaikan harga pakan ayam itu mempengaruhi 30 persen harga jual ayam, dan dari grafik juga mengalami kenaikan,” katanya.

Kenaikan harga juga dipicu dari minimnya pasokan pakan dari Jawa yang mengalami kondisi kesulitan ketersedian pakan, sehingga berdampak pada kenaikan harga jual Ayam.

Selain ayam, bahan kebutuhan pokok lainnya yang mengalami kenaikan yakni, bawang merah dan cabai merah. Kenaikan harga bawang merah dan Cabai merah dikarenakan beberapa faktor, diantaranya pembatasan pasokan impor dan pembagian kuota.

Anik Murtiani menjelaskan, bawang merah yang bisa diimpor dari India mengalami kenaikan dikarenakan pembatasan impor, sementara pembagian kuota impor hanya terfokus ke Kota Batam.

“Pembagian kuota impor bawang merah dari India dan cabw merah itu untuk Tanjungpinang masih melalui Batam, sementara kuota di batasi. Begitu juga dengan cabe merah dari jawa,” kata Ani.

Ia mengungkapkan, kuota pasokan komoditas cabe dan bawang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri ke Batam saja, namun tidak untuk Kota Tanjungpinang, sehingga pembagian kuota cabe dan bawang untuk Tanjungpinang berasal dari Batam.

“Kami sudah sampaikan berapa kali, soal untuk mendapatkan kuota impor ini,” katanya

Ia mengatakan, Disperindag Kota Tanjungpinang sudah berupaya menekan harga komoditas cabe dan bawang dengan membuka Grai TPID bersama para petani cabe hijau dari Bintan.

“Kanu minta petani yang di Grai TPID itu bukak , kita bukak di harga Rp46 ribu, tapi itu cabe lokal dari bintan ada cabe hijau, lumayan bisa menekan harga jual di pasar,” ungkapnya.

Kendati demikian, sejumlah harga kebutuhan pokok di pasar bintan centre dan kota lama Tanjungpinang masih mengalami kenaikan Rp1.000 hingga Rp5.000 per kilogram.

ANG

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top