
PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Kalau di Malang, Jawa Tengah ada Kampung Warna Warni Jodipan sebagai salah satu unggulan wisata pilihan, kini di Kota Tanjungpinang juga punya Kampung Pelangi yang berada di Jalan Kampung Melayu, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Keberadaan kampung pelangi ini tak jauh dari Pelabuhan Peti Kemas Kijang Lama. Sebelum masuk ke pelabuhan anda cukup membanting setir ke kiri jalan, tepatnya di Gang Sempati, di sana sudah ada pemuda tempatan yang akan menunjukkan arah Kampung Melayu Berada.
Seperti namanya, Kampung Pelangi tentu penuh dengan warna warni khas pelangi, corak cerah pelangi mewarnai sepanjang lorong, tembok, rumah, hingga lantai Gang Sempati, tepatnya terdapat kurang lebih 40 rumah penduduk RT01/RW003 Kelurahan Kampung Melayu.
Bagi kamu yang senang berfoto, kampung pelangi ini juga terdapat 20 spot foto, dengan background (tampilan gambar) yang menarik, 3D.
Selain itu, di kampung pelangi juga menyediakan banyak kuliner khas Tanjungpinang, seperti gonggong dan aneka makanan laut hingga ragam jajanan ringan seperti keripik.
Pemerintah setempat, Kamis (10/5/2018) baru saja meresmikan kampung pelangi sebagai satu dari sejumlah destinasi wisata yang ada di Kota Tanjungpinang.
Penjabat Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza, saat peresmian kampung pelangi mengharapkan, dengan hadirnya destinasi wisata kampung pelangi tersebut dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tanjungpinang.
“Saya berharap kampung pelangi menjadi pusat ekonomi baru di Tanjungpinang,” katanya.

Wali Kota mengatakan, kedepan Pemerintah Kota Tanjungpinang melalui Dinas Pariwisatanya akan mempercantik sejumlah kawasan kampung lainnya di kota itu. Seperti, kampung cina di Senggarang, dan perkampungan di Teluk Kriting.
“Kita upayakan, kedepan kawasan-kawasan lainnya di Tanjungpinang juga akan ditata serupa seperti kampung pelangi,” ungkapnya.
Selain itu, Wali Kota juga mengharapkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk mengambil peran upaya menghidupkan perekonomian masyarkat di kampung pelangi.
Kata Wali Kota, salah satu upaya yang dapat diambil OPD yakni, membentuk dan mengembangkan rumah produksi kuliner, kerajinan, dan kreatifitas penduduk setempat dengan memberi pelatihan-pelatihan kepada masyarakat rumah produksi, agar menggait erat kunjungan pariwisata.
“Jadi orang yang datang ke kampung pelangi menjadi heran, kulinernya ada, spot fotonya ada dan mereka senang,” ungkapnya.
Wali Kota juga menyarankan agar kelurahan setempat bersama masyarakat membangun water closet (wc) komunal (wc umum,red) untuk melengkapi ketersedian fasilitas umum di Kampung Pelangi.
“Saya minta untuk program WC komunal, saya minta RT, RW, Lurah membentuk kelompok Sadar Sampah, supaya tidak ada lagi yang buang sampah di laut,” ujarnya.
Diketahui, program kampung pelangi merupakan program Dinas Kebudayan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tanjungpinang Tahun APBD 2017 dengan total perencanaan Rp140 juta.
Plt Kepala Disbudpar Tanjungpinang Raja Kholidin mengungkapkan, pelaksanaan program kampung pelangi diinisiasi oleh pemerintah melibatkan masyarakat setempat.
“Ini adalah upaya kita untuk menghidupkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.
Jadi, tunggu apa lagi, jika anda ingin tahu banget Kampung Pelangi, anda dapat mengunjunginya setiap waktu di Jalan Kampung Melayu, Gang Sempati, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau.
Aji Anugraha







