Tanjungpinang, PIJARKEPRI.COM – Panitia pelaksana (Panpel) cabang olahraga taekwondo Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kepulauan Riau (Kepri) 2026 mematangkan persiapan menjelang pertandingan pada 7 November 2026.
Sebanyak 24 kelas putra dan putri akan dipertandingkan dengan dukungan wasit berlisensi daerah, nasional, hingga internasional.
Ketua Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (Pengprov TI) Kepri, Kosasi Sumarli, SE, mengatakan pertandingan akan berlangsung di Gedung Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri dengan menggunakan dua lapangan.
“Pertandingan dijadwalkan mulai pukul 08.30 hingga 18.00 WIB. Kami terus mematangkan kesiapan arena, perangkat pertandingan, dan aspek teknis lainnya agar seluruh rangkaian pertandingan berjalan tertib sesuai jadwal,” ujar Kosasi, Rabu (28/10/2026).
Menurut dia, panitia telah beberapa kali menggelar latihan dan simulasi pertandingan untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat koordinasi antarpersonel agar pelaksanaan kompetisi berjalan lancar.
Dari sisi perangkat pertandingan, panitia menyiapkan delapan wasit daerah, sembilan wasit nasional, dan satu wasit internasional. Kehadiran wasit dengan berbagai tingkat lisensi tersebut diharapkan mendukung penerapan peraturan secara konsisten, objektif, dan profesional.
Kompetisi taekwondo Porprov VI Kepri 2026 akan diikuti atlet dari enam kabupaten/kota, yakni Kota Batam, Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, Karimun, Lingga, dan Natuna.
Ajang ini menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengukur hasil pembinaan olahraga yang telah dilakukan masing-masing daerah.
Sebelum pertandingan dimulai, panitia menjadwalkan technical meeting pada sore hari, 6 November 2026, setelah penimbangan resmi atlet. Pertemuan teknis tersebut akan membahas ketentuan pertandingan, jadwal, mekanisme pelaksanaan, serta hal-hal lain yang perlu dipahami setiap kontingen.
Keselamatan Atlet Jadi Perhatian
Selain kesiapan arena dan perangkat pertandingan, panitia juga memberi perhatian terhadap keselamatan atlet. Tenaga medis yang bertugas akan mendapat pengarahan sebelum kompetisi dimulai guna memastikan kesiapan penanganan cedera maupun kondisi darurat selama pertandingan.
Pengprov TI Kepri juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap peraturan. Seluruh pelatih pendamping diwajibkan memiliki lisensi aktif dan berkoordinasi dengan Pengprov TI Kepri.
Para atlet pun diharapkan meningkatkan intensitas latihan menjelang pertandingan agar dapat tampil optimal dari segi fisik, teknik, dan mental. Setiap atlet juga diwajibkan memiliki perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sesuai ketentuan yang ditetapkan panitia.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, panitia optimistis pertandingan taekwondo Porprov VI Kepri 2026 dapat berlangsung tertib, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Lebih dari sekadar perebutan medali, kompetisi ini diharapkan menjadi momentum untuk mengevaluasi pembinaan taekwondo di daerah sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.
Pewarta : Aji Anugraha







