Tanjungpinang, PIJARKEPRI.COM – Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Rabu (9/9/2026).
Kondisi tersebut mulai mengganggu jarak pandang masyarakat, sementara pemerintah daerah belum mengeluarkan imbauan resmi terkait langkah perlindungan kesehatan bagi warga. Pantauan di sejumlah ruas jalan menunjukkan jarak pandang menurun akibat kepulan asap. Dari kawasan Tugu Sirih, misalnya, Pulau Penyengat yang biasanya terlihat jelas tampak tertutup kabut.
Kabut asap juga dilaporkan menyelimuti sejumlah wilayah lain di Kepulauan Riau, antara lain Kabupaten Kepulauan Anambas, Lingga, Karimun, dan Kota Batam. Asap bahkan dilaporkan mencapai Singapura dan Malaysia.
Fenomena tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kota Tanjungpinang mengenai tingkat pencemaran udara maupun kategori kualitas udara di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Rustam, mengatakan pihaknya belum menerima informasi mengenai kondisi kualitas udara akibat kabut asap maupun pemberlakuan imbauan penggunaan masker bagi masyarakat.
Menurut Rustam, pemantauan kualitas udara terbuka dilakukan menggunakan Air Quality Monitoring System (AQMS) yang berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tanjungpinang. Dinas Kesehatan, kata dia, belum memperoleh data mengenai kondisi udara dari perangkat tersebut.
“Sejauh ini belum ada informasi di DLH. Yang punya alatnya DLH. Ya kalau mau pakai masker silakan, nanti saya tanya mereka,” ujar Rustam.
Pernyataan tersebut menunjukkan belum adanya informasi lintas instansi yang diterima Dinas Kesehatan mengenai kondisi kualitas udara di Tanjungpinang, padahal kabut asap telah terlihat secara kasatmata di sejumlah kawasan.
Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tanjungpinang terkait hasil pemantauan AQMS dan langkah pemerintah menghadapi kabut asap belum membuahkan hasil. Yang bersangkutan belum dapat dihubungi hingga berita ini diterbitkan.
Masyarakat pun masih menunggu kejelasan pemerintah mengenai kondisi kualitas udara, tingkat risikonya bagi kesehatan, serta langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi dampak kabut asap.
Pewarta : Aji Anugraha
Kabut Asap Selimuti Tanjungpinang, Pemerintah Belum Keluarkan Imbauan Kesehatan






