Anambas, PIJARKEPRI.COM – Keluhan warga Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, terhadap pelayanan dasar kembali mencuat.
Selain pemadaman listrik dan sulitnya air bersih, gangguan jaringan internet juga disebut berulang hingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Seorang warga Tarempa, Ardiansyah, mengatakan gangguan tersebut terjadi berulang dalam beberapa bulan terakhir.
Bahkan, jaringan internet Telkomsel disebut ikut terputus sekitar 30 menit setelah listrik PLN padam.
“Lengkaplah sudah. Lampu PLN mati, selang 30 menit jaringan internet juga hilang,” kata Ardiansyah saat ditemui, di Warung Kopi Menanti, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kamis (27/8/2026).
Menurut dia, persoalan listrik, air bersih, dan jaringan internet bukan masalah baru.
Namun, hingga kini belum terlihat solusi yang mampu mengatasi gangguan tersebut secara berkelanjutan.
“Saya heran, kok masalah itu-itu saja di Tarempa. Mulai dari lampu yang selalu mati, jaringan internet, ditambah lagi air susah. Apakah tidak ada solusi dari pemerintah daerah untuk menindaklanjutinya?” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait tidak hanya menangani gangguan secara sementara, tetapi mencari akar persoalan dan memastikan pelayanan dasar berjalan lebih andal.
“Ini bukan kejadian baru. Sudah berulang kali. PLN mati, jaringan ikut mati,” katanya.
Warga menilai listrik, air bersih, dan internet kini bukan lagi sekadar fasilitas penunjang, melainkan kebutuhan penting bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, komunikasi, hingga pelayanan publik.
Karena itu, mereka meminta pemerintah memastikan persoalan tersebut mendapat penanganan serius dan solusi jangka panjang.
Pewarta : Fendi







