Anambas, PIJARKEPRI.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA) resmi membuka pendaftaran calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas periode 2025–2030.
Pembukaan pendaftaran ini menjadi langkah awal dalam proses regenerasi dan konsolidasi internal partai berlambang pohon beringin tersebut. Momentum ini sekaligus memberi ruang kepada kader-kader terbaik Golkar untuk tampil dan menawarkan gagasan guna memperkuat organisasi di tengah masyarakat Anambas.
Ketua DPD II Partai Golkar Anambas saat ini, Indra Syahputra, menyatakan proses pergantian kepemimpinan merupakan tantangan besar. Ketua terpilih nantinya harus mampu mempertahankan capaian politik yang telah diraih sekaligus meningkatkan posisi partai pada kontestasi politik berikutnya.
“Ke depan ini tugasnya berat. Keberhasilan kepengurusan sebelumnya harus jadi modal untuk terus melakukan pembenahan, konsolidasi, dan penguatan kaderisasi,” ujar Indra, Selasa (25/8/2026).
Capaian Pemilu dan Pilkada 2024 Jadi Modal
Pada Pemilu Legislatif 2024, Partai Golkar berhasil menempati posisi tiga besar perolehan suara di Kabupaten Kepulauan Anambas. Capaian itu mengantarkan kader senior Golkar, Rocky Hasudungan Sinaga, menduduki posisi Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas.
Di Pilkada 2024, Golkar juga menjadi salah satu partai pengusung pasangan Aneng–Raja Bayu. Pasangan tersebut berhasil memenangkan kontestasi dan mengantarkan Raja Bayu Febri Gunadian, SE, sebagai Wakil Bupati Kepulauan Anambas.
Menurut Indra, kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa proses kaderisasi dan konsolidasi Golkar di Anambas masih memiliki daya politik yang kuat. Karena itu, kepengurusan baru tidak hanya dituntut mempertahankan eksistensi partai, tetapi juga meningkatkan perolehan kursi legislatif dan memperluas dukungan masyarakat.
Jadwal dan Susunan Panitia
Indra merinci, pendaftaran calon Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Anambas akan dibuka pada Rabu, 26 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB hingga 00.00 WIB bertempat, di Aula Siantan Nur.
“Dari hasil rapat yang kita gelar tadi malam, Senin (24/8/2026), disepakati susunan kepanitiaan. Ketua SC Rocky Hasudungan Sinaga, Sekretaris Haris Febriadi. Ketua panitia pelaksana Riki dan sekretaris Darwis,” jelas Indra.
Indra sendiri memimpin DPD II Partai Golkar Anambas periode 2021–2025. Masa kepemimpinannya kemudian diperpanjang oleh DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau hingga terpilihnya ketua baru. Saat ini ia juga menjabat Wakil Ketua Bappilu DPD I Partai Golkar Provinsi Kepulauan Riau.
Ia mengaku belum mengetahui siapa saja kader yang akan maju. Namun pendaftaran telah diumumkan secara terbuka agar seluruh kader yang memenuhi syarat dapat mengikuti.
“Untuk siapa yang akan maju, sampai saat ini saya belum tahu. Yang jelas, kita sudah mengumumkan adanya pendaftaran calon Ketua DPD Partai Golkar Kepulauan Anambas,” katanya.
Target Jadi Pemenang Pemilu
Indra menambahkan, DPP Partai Golkar telah menginstruksikan jajaran di daerah untuk segera melakukan konsolidasi dan koordinasi berjenjang, mulai dari pusat hingga desa, agar mesin organisasi tetap efektif.
Ia berharap ketua terpilih mampu membawa Golkar Anambas menjadi organisasi yang lebih solid, modern, terbuka, dan dekat dengan masyarakat.
“Harapan saya, kepengurusan baru kelak dapat melesat dan lebih baik lagi dalam meraih simpati masyarakat. Kalau bisa menjadi partai pemenang Pemilu di Kepulauan Anambas, atau minimal mempertahankan posisi yang telah ada,” ujarnya.
Indra juga optimistis Golkar bisa menambah kursi di DPRD KKA.
“Kalau bisa kepengurusan baru kelak dapat meraih tiga kursi dengan menempatkan masing-masing satu kursi di tiga daerah pemilihan yang ada di KKA. Karena potensi itu besar dan nyata,” tegasnya.
Pergantian kepemimpinan DPD II Partai Golkar Anambas dipandang sebagai momentum strategis. Tantangannya bukan hanya mempertahankan capaian politik Pemilu dan Pilkada 2024, tetapi juga memastikan kaderisasi berjalan berkelanjutan, struktur organisasi semakin kuat, serta kehadiran Partai Golkar benar-benar dirasakan masyarakat. (Fendi)







