SAR Hentikan Pencarian Kapal Malaysia yang Hilang di Perairan Kepri

Tim Sar gabungan saat melakukan pencarian. (Foto : Muhamad Nurman)
Tim Sar gabungan saat melakukan pencarian. (Foto : Muhamad Nurman)

PIJARKEPRI.COM – Tim SAR gabungan hentikan pencarian Kapal MV Dai Cat 06 asal Malaysia yang hilang di perairan Kepulauan Riau (Kepri)

Kepala Kantor KPP Natuna, Mexianus Bekabel, di Natuna, Minggu (15/1/2023) mengatakan, pencarian kapal jenis cargo itu dihentikan usai sepekan pihaknya menggelar operasi pencarian, namun belum menemukan tanda-tanda keberadaan kapal.

“Dikarenakan pencarian masih nihil operasi pencarian terpaksa dihentikan dan seluruh unsur dikembalikan ke kesatuan masing-masing,” ujarnya.

Mexi menjelaskan penghentian operasi sesuai perintah Undang – Undang Nomor 29 Tahun 2014 Pasal 34 yaitu tentang jangka waktu pelaksanaan operasi pencarian.

Dalam aturan operasi pencarian disebutkan dimana jika korban tidak ditemukan usai dilakukan pencarian selama tujuh hari maka operasi berupa pengerahan alut harus dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi melalui Stasiun Radio Pantai (SROP)

“Ketika ada tanda-tanda keberadaan korban baik kapal maupun person pencarian akan dibuka kembali,” kata Maxi.

Ia mengatakan, pencarian sudah dilakukan secara maksimal dengan mengerahkan berbagai alut mulai dari laut hingga udara, serta unsur Sar mulai dari KPP Natuna, Pontianak, TNI/Polri hingga Kementerian Kelautan dan Perikanan.

“Area pencarian juga sudah diperluas namun masih nihil,” ujarnya.

MV Dai Cat diketahui berangkat dari Lumut Malaysia bagian barat menuju Kuching, Sarawak, Malaysia Timur sejak (23/12) 2022 dengan estimasi tiba pada (31/12) 2022 lalu dengan tipe kapal cargo bermuatan tiang pancang atau pailing dengan lima orang awak kapal.

Namun ketika melewati perairan Natuna, Kepri kapal tersebut mengeluarkan sinyal distres kemudian ditangkap oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP/Basarnas) Natuna dan Pontianak.

Mendapati sinyal itu, pemerintah Indonesia langsung mengerahkan Tim SAR gabungan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan.

Namun hingga hari ketujuh
Kapal yang diketahui membawa lima orang awak, dua berasal dari Indonesia dan tiga orang berasal dari Malaysia masih nihil.

Dua Awak Kapal MV Dai Cat Warga Indonesia

Basarnas menerima data muatan orang pada MV Dai Cat yang hilang di perairan sekitar Natuna.

Dua dari lima orang awak kapal MV Dai Cat itu berasal dari Indonesia tepatnya dari Bintan Kijang. Adapun kedua orang itu bernama Damai Papane Ole (57) beralamat di KP Jati 1, Kelurahan Kijang, Kecamatan Bintan Timur.

Damai merupakan Chief Enginer MV Dai Cat 06 dan rekannya adi sebagai master atau nahkoda, sedangkan tiga orang lagi berasal dari malaysia. (MAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *