Pompong Nelayan Anambas Tenggelam Dihantam Gelombang

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban. (Foto : Istimewa)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban. (Foto : Istimewa)

PIJARKEPRI.COM – Akibat cuaca buruk satu unit pompong yang membawa tiga orang nelayan tenggelam, di perairan Pulau Penjalin, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Kepulauan Riau (Kepri). Beruntung tiga orang nelayan dinyatakan selamat.

Kantor Pencarian dan pertolongan (KPP/Basarnas) Natuna, Kepri mendapatkan informasi warga Anambas Agus bahwa pada 19.35 WIB, Ahad (11/12), satu unit pompong yang membawa tiga orang nelayan tenggelam di Perairan Pulau Pejalin, Kepulauan Anambas pada 18.30 WIB, Ahad (11/12).

Kepala KPP Natuna Mexianus Bekabel mengatakan tenggelamnya pompong nelayan akibat cuaca buruk yang melanda di daerah itu, dimana gelombang pada saat itu mencapai 2.5 meter (m) dengan kecepatan angin 15 knot yang disertai hujan ringan.

“13,03 NM (Jarak Sebenarnya) dengan waktu tempuh 45 Menit dari Pelabuhan terdekat,” ucapnya melalui telfon, Senin (12/12).

Beruntung ketiga nelayan bisa diselamatkan nelayan yang melintas diperairan itu dan langsung dievakuasi ke daratan terdekat. Saat dievakuasi korban mengalami syok ringan.

“Sudah di Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat) Pulau Tobong Anambas untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut,” ujarnya.

Terkait cuaca buruk yang melanda daerah itu, Mexi mengimbau semua masyarakat yang melakukan aktivitas untuk selalu waspada dan memeriksa kendaraan serta perlengkapan keselamatan, untuk mengantisipasi kecelakaan.

“Kita juga menghimbau kepada seluruh nelayan untuk lebih berhati-hati dalam melaut dan selalu melengkapi diri dengan alat keselamatan maupun radio komunikasi mengingat kita sudah berada di musim utara dan kondisi cuaca yang cepat berubah-ubah,” pungkasnya. (MAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *