Basarnas Natuna Evakuasi Korban Banjir dan Siagakan Personel

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban banjir Natuna, Rabu (14/12/2022)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban banjir Natuna, Rabu (14/12/2022)

PIJARKEPRI.COM – Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) lakukan evakuasi korban banjir, disejumlah titik di Natuna.

Hujan deras yang mengguyur Natuna, sejak sepekan terakhir mengakibatkan beberapa wilayah di Natuna terendam banjir. Rumah warga di daerah bantaran sungai juga ikut terendam. Ketinggian air diperkirakan mencapai 1.5 meter

Melihat kondisi itu Kepala KPP Natuna, Mexianus Bekabel langsung melakukan koordinasi ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Natuna dan melakukan evakuasi.

“Kita turunkan tiga tim, satu dari tiga tim mobile,” ucapnya melalui telfon. Rabu (14/12).

Baca Juga : Banjir Landa Sejumlah Wilayah Natuna

Ia mengungkapkan ketinggian air yang diperkirakan mencapai 1.5 m itu telah merendam puluhan ruah warga, dan kendaraan, baik roda dua dan roda empat.

“Lokasi terparah di daerah Sudirman, Ranai Darat, Air Lebai, Air Lakon, Air Kolek” ujarnya.

Ia menjelaskan, dalam proses evakuasi pihaknya bekerjasama dengan, TNI/Polri, BPBD, Damkar, dan warga setempat sedikitnya telah mengevakuasi 36 orang yang terdiri dari Lansia, Dewasa dan anak-anak dengan kondisi selamat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Dan ketinggian air sudah mulai berkurang,” tuturnya.

Saat ini Tim SAR Gabungan telah mendirikan Posko bersama di Pantai Piwang, Kecamatan Bunguran Timur. Beberapa personel dan peralatan penyelamatan disiagakan di lokasi itu.

Atas peristiwa tersebut KPP Natuna mengimbau masyarakat terdampak untuk mengungsi sebab, menurut prediksi BMKG hujan diperkirakan akan terus terjadi hingga esok hari.

“Ditakutkan ada banjir susulan,” pungkasnya.

Pemda Natuna Siapkan Makanan Cepat Saji dan Pengungsian

Bupati Natuna Wan Siswandi bersama rapat segenap jajarannya melakukan rapat guna menanggulangi bencana banjir yang sedang dihadapi wilayahnya.

Dari rapat yang dilakukan Pemerintah Daerah (Pemda) Natuna memutuskan untuk menyediakan nasi serta lauk bagi warga yang terdampak banjir.

Selain itu Pemda juga menyiapkan tempat pengungsian, adapun lokasi pengungsian antara lain Masjid Agung serta kantor – kantor milik pemda Natuna.

Wan Siswandi Pemda akan mengandeng TNI Polri serta Basarnas untuk siaga menghadapi kemungkinan yang terjadi saat hujan deras nantinya.

Dalam rapat pemerintah Natuna juga menyiapkan nomor tanggap darurat 08117090117, untuk akses masyarakat untuk mendapatkan informasi dan memberi informasi bagi warga terdampak banjir.

“Saya meminta warga yang berada di titik banjir untuk waspada bila perlu tinggal di tempat-tempat yang aman untuk sementara waktu, dan menetapkan Masjid Agung sebagai posko korban banjir,” tutupnya. (MAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *