SAR Evakuasi 327 Korban Banjir dan Longsor di Tanjungpinang Bintan

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi penduduk terdampak Banjir, di Tanjungpinang-Bintan, Senin (11/1/2021)
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi penduduk terdampak Banjir, di Tanjungpinang-Bintan, Senin (11/1/2021)

PIJARKEPRI.COM – Badan ‘Search And Rescue’ (SAR) Nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengabarkan telah mengevakuasi 327 jiwa korban bencana banjir dan tanah longsor di 11 daerah di Tanjungpinang Bintan.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Mu’min, Senin (11/1/2021) menjelaskan bahwa tim SAR gabungan mengevakuasi korban banjir dan longsor ke dataran lebih tinggi dan aman.

“Tim Rescue Kansar Tanjungpinang berhasil mengavakuasi korban sebanyak 11 daerah dan 327 KK dan 16 orang korban dalam keadaan selamat,” ungkapnya.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Basarnas Tanjungpinang, terdapat 5 kelurahan di daerah itu terdampak banjir.

Tim SAR Gabungan mengevakuasi 80 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Batu IX Jalan Nusantara KM 13. Selanjutnya 10 KK di JL RH Fisabilillah KM 8, Perum Geysa dan 10 KK di Perum Jala Bestari.

Kelurahan Tanjungpinang Barat JL Bhayangkara : ± 85 KK. Kelurahan Kampung Bulang JL Gatot Subroto KM. 5 : ± 15 KK. Kelurahan Pinang Kencana Jln Satria KM.11 : ± 30 KK. Kelurahan Dompak JL Dompka : ± 20 KK.

Sedangkan di Kabupaten Bintan, Tim SAR Gabungan mengevakuasi 77 KK di Kelurahan Kijang Kota, 75 KK di Kampung Pisang Kijang : ± 75 KK, 2 KK di Kampung Jati (tanah longsor).

Kemudian SAR mengevakuasi 1 orang di Jalan Tirta Madu (Gesek), Kelurahan Sei Lekop dan 15 orang di Raya Uban KM 36 (Kangboy), Desa Sei Lekop, Bintan.

Kansar Tanjungpinang menghentikan sementara evakuasi warga dan melaksanakan siaga sekaligus pemantauan hingga waktu yang belum ditentukan sampai dengan kondisi cuaca aman.

Dalam operasi SAR gabungan tersebut KanSAR Tanjungpinang menyertakan Polair Polres Tanjungpinang, BPBD Kota Tanjungpinang, BPBD Kab.Bintan, Tagana Kota Tanjungpinang, PMI Kota Tanjungpinang, Koramil, Babhinkantibmas, Babinsa dan masyarakat setempat. (RLS/ANG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *