Sapa Warga Bukit Kemuning H.M. Soerya Respationo Paparkan Visi dan Misi

Calkn Gubernur Kepri Muhammad Soerya Respationo berfoto berama ibu-ibu Bukit Kemuning. (Foto : Tim Sinergi Kepri)
Calkn Gubernur Kepri Muhammad Soerya Respationo berfoto berama ibu-ibu Bukit Kemuning. (Foto : Tim Sinergi Kepri)

PIJARKEPRI.COM – Kehadiran Paslon Nomor Urut Satu Dr.H.M. Soerya Respationo,SH,MH. Dalam kegiatan sosialisasi keduanya di Bukit Kemuning, Sei Beduk, disambut antusias Warga. Soerya sebelumnya menyapa warga Sei Pancur, Selasa (20/10/20) pukul 13:30 Wib.

Pertemuan itu berlangsung di Warung mbak Yati, Warga Bukit Kemuning. Masyarakat yang hadir diharuskan mengikuti Protokol Kesehatan, serta tetap menjaga jarak.

Di kesempatan ini juga Calon Gubernur Provinsi Kepri Nomor Urut Satu H.Muhammad Soerya Respationo sampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pandemi Covid-19 yang berdampak langsung dengan masyarakat saat ini.

“Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak awal Maret hingga Oktober ini memberi dampak, salah satunya pada bidang perekonomian yang berefek tidak hanya bagi pengusaha besar, menengah namun usaha kecil juga ikut terimbas. Karena kondisi yang tidak stabil ini banyak karyawan yang dirumahkan bahkan terkena PHK,” ujar Soerya, Selasa (20/10).

Ia mengungkapkan kondisi ini menyebabkan melemahnya daya beli hingga mempengaruhi berkurangnya permintaan barang di pasar. Namun untuk mengantisipasi agar dampak pandemi tidak berlangsung lama, Soerya mengatakan telah menyiapkan sejumlah program pemulihan perekonomian.

Menurutnya para pelaku UMKM memiliki peran penting dalam kebangkitan sektor perekonomian sehingga perlu mendapatkan modal usaha tanpa bunga demi kelangsungan usahanya di periode yang sulit ini.

“Untuk perusahaan akan dikurangi perpajakannya, dipermudah pelayanannya agar modal masuk hingga dapat membuka lapangan usaha/kerja,” ujar Soerya.

Mereka yang hadir wajib menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Selain itu Soerya juga memprogramkan biaya pendidikan gratis di tingkat SMA/SMK sederajat, mulai dari SPP hingga buku pelajaran. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat dilakukan karena kewenangan pendidikan tingkat SMA sederajat itu berada di pemerintah provinsi.

“Program solusi diatas diharapkan mampu menggeliatkan usaha hingga kondisi ekonomi Kepri dapat tumbuh dan berkembang kembali,” pungkas Soerya. (RLs)

Editor : Aji Anugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *