Gas 3 Kilogram Langka – Disperdagin : Pangkalan Jangan Main-Main

Gas Elpiji 3 kilogram. (Foto: pijarkepri.com)
Gas Elpiji 3 kilogram. (Foto: pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Masyarakat di Kelurahan Pinang Kencana, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang, Kepri mengeluhkan kesulitan memperoleh Gas Elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari ini.

Saniman, seorang warga Kelurahan Pinang Kencana, Senin (19/10/2020) mengaku sudah dua hari tak memperoleh Gas Elpiji 3 kilogram sejak Sabtu, (17/10/2020).

“Gas elpiji 3 kilogram sudah tak ada dijual di pangkalan, warung. Kalau ada pun harganya Rp.28.000,” kata Saniman.

Berdasarkan pantauan pijarkepri.com hampir diseluruh pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram di Kecamatan Tanjungpinang Timur kehabisan gas. Begitu juga di warung/kedai pengecer Gas Elpiji 3 kilogram tak tersedia sejak beberapa hari ini.

Masyarakat kerap mengantre di tempat-tempat pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram. Sebagian pangkalan memberlakukan penggunaan kupon dengan menyertakan KTP dan KK konsumen yang ingin memperoleh Gas Elpiji 3 kilogram.

Sebagian warung pengecer Gas Elpiji 3 kilogram juga mengaku kesulitan mendapatkan Gas Elpiji 3 kilogram. Jika ada, Gas Elpiji 3 kilogram mereka jual seharga Rp28.000. Harga jual dari pengecer tersebut mengingat Gas Elpiji 3 kilogram sulit didapatkan dari pangkalan.

“Susah kami dapat Gas Elpiji 3 kilogram. Dari pangkalan cepat habis. Kalau ada pun sehari 5 tabung, satu tabung Rp28.000,” kata seorang pemilik warung di Jalan Ganet, Kelurahan Pinang Kencana.

Disperindag : Pangkalan Jangan Main-Main

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Desi Afriyanti menyikapi kelangkaan Gas Elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang.

Desi memperingatkan agar para pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram tidak main-main dalam mendistribusikan kebutuhan Gas Elpiji 3 kilogram untuk masyarakat yang membutuhkan.

Hal itu mengingat distribusi Gas Elpiji 3 kilogram dari agen kepada pangkalan dinilai cukup untuk kebutuhan masyarakat.

“Kami memperingatkan agar pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram tidak main-main, tepat sasaran dalam mendistribusikan kebutuhan Gas Elpiji 3 kilogram untuk masyarakat yang membutuhkan, jika tidak kami akan beri peringatan 1,2 dan jika sudah sampai 3 kali diperingatkan akan kami rekomendasikan untuk izin pangkalan kami cabut,” kata Desi, dihubungi.

Disi mengutarakan rincian distribusi kebutuhan Gas Elpiji 3 kilogram yang dinilai cukup untuk kebutuhan masyarakat di Tanjungpinang.

Ia menuturkan, terdapat 3 agen besar dan 206 pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram di Tanjungpinang. Setiap hari kerja (Senin-Sabtu) pangkalan Gas Elpiji 3 kilogram mendapatkan 3 hingga 4 kali distribusi ‘loading order’ (LO) Gas elpiji 3 kilogram. Satu kali LO sebanyak 560 tabung gas.

“Kami rasa kebutuhan Gas Elpiji 3 kilogram sangat-sangat cukup untuk kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Desi menepis ketika disinggung dugaan keterlibatan mafia dibalik setiap kelangkaan Gas elpiji 3 kilogram. Dia tak dapat memastikan untuk berspekulasi soal kelangkaan gas yang dinilai sebagian pihak, meski kenyataan begitu.

Dia mengharapkan peran serta masyarakat dalam mengawasi peredaran penjualan Gas elpiji 3 kilogram yang tak sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan yang wajar. Masyarakat diharapkan dapat membeli Gas elpiji 3 kilogram di pangkalan.

Disperdagin Tanjungpinang juga mengimbau agara pangkalan diminta untuk tidak menjual Gas 3 Kilogram melewati kebutuhan yang seharusnya.

“Kami sudah melakukan pengawasan dan sebenarnya ini adalah tugas Disperindag Provinsi Kepri. Kami juga merespon laporan masyarakat. Hari ini kami akan langsung ke lokasi pangkalan yang dilaporkan langka Gas elpiji 3 kilogram,” ungkapnya.

Kedati demikian, hingga saat ini Gas elpiji 3 kilogram di wilayah Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang sulit didapatkan masyarakat. Pangkalan mengaku kerap kehabisan persediaan, padahal setiap hari 3-4 kali Gas elpiji 3 kilogram didistribusikan agen. (ANG)

Editor : Aji Anugraha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *