Gugus Tugas Covid-19 Kepri Bantah Masjid Dompak Tidak Steril

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah dalam suatu kesempatan. (Foto: doc.pijarkepri.com)
Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah dalam suatu kesempatan. (Foto: doc.pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Ketua harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri TS Arif Fadillah menyampaikan bantahan mengenai Masjid Nur Ilahi Dompak tempat Ustaz Abdul Somad akan menggelar kegiatan, pada malam ini, Minggu (20/9/2020), tidak steril dari Covid-19.

Bantahan tersebut menanggapi berita yang terbit di pijarkepri.com dengan judul Imam Masjid Dompak Tempat UAS Akan Gelar Tablig Akbar Positif Covid-19. Beserta uraian informasi yang dihimpun pijarkepri.com didalam berita itu turut dibantah TS Arif Fadillah.

Bacaan Lainnya

“Masjid Raya Nur Ilahi, masjid tersebut setiap hari disterilkan, pelaksanaan kegiatan di masjid itu tetap menggunakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Kegiatan malam ini, bukan Tablig Akbar tapi pengkajian terkait agama Islam. Yang hadir harus dengan protokol kesehatan Covid-19, dan diawasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri,” kata TS Arif Fadillah.

Baca Berita Terkait: Imam Masjid Dompak Tempat UAS Akan Gelar Tablig Akbar Positif Covid-19

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri, TS Arif Fadillah membenarkan pria berinisial S tersebut terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab PCR yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri.

Namun, Gugus Tugas Covid-19 Kepri membantah S bukan imam masjid Raya Nur Ilahi Dompak, melainkan hanya pengurus masjid tersebut yang sudah 3 bulan terkahir tidak aktif di masjid tersebut dikarenakan tengah mengurus urusan keluarga di luar Kepri.

“Dia pengurus masjid Raya Nur Ilahi benar tapi dia bukan imam masjid. Dia anggota dewan hakim yang terditeksi waktu gugus tugas melakukan upaya pencegahan Covid-19 dalam kegiatan MTQ Kepri VIII,” kata Arif.

Arif menuturkan, S merupakan anggota dewan hakim yang terdeteksi terkonfirmasi positif Covid-19 saat sebelum pelaksanaan MTQ Provinsi Kepri VIII berlangsung.

“Yang bersangkutan sudah tidak aktif lagi di masjid Raya Nur Ilahi Dompak. Hasil positif diketahui Kamis (17/9/2020) malam baru diketahui hasil PCR. Jadi memang sebelum kegiatan MTQ itu dia tidak terlibat dalam MTQ tersebut,” kata Arif.

Arif mengatakan, pelaksanaan pengkajian agama Islam yang digelar Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Masjid Raya Nur Ilahi Dompak, Tanjungpinang yang akan diisi oleh Ustaz Abdul Somad akan tetap diselenggarakan, Minggu (20/9/2020) malam ini.

Arif mengatakan, saat ini Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri tengah berupaya melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 penanganan terkonfirmasi positif Covid-19 dengan inisial S, yang merupakan pengurus Masjid Raya Nur Ilahi Dompak.

“Yang kontak langsung ditelusuri, yang berangkat dengan dia, dari Jakarta ke Tanjunpinang, terus kemudian mereka yang ada kontak dengan mereka, masih kita telusuri,” katanya.

Dia mengatakan sedangkan pelaksanaan MTQ Kepri ke VIII di Tanjungpinang tetap berjalan sesuai protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.

Sebanyak 200 personil TNI-Polri dan Satpol PP dikerahkan untuk pelaksanaan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 di acara tersebut.

“MTQ tetap berjalan, karena yang terdeteksi positif dari sweb tidak dibenarkan berada dilokasi. Upaya pencegahan tetap dilakukan dengan Pengawasan dari TNI-Polri dan Satpol PP,” pungkasnya.***

Pewarta : Aji Anugraha

Pos terkait