
PIJARKEPRI.COM – Pemerintah Kabupaten Lingga menganggarkan penanganan luapan air disertai banjir disejumlah lokasi di daerah itu pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Lingga 2021 senilai Rp.3 Miliar.
Wakil Bupati Lingga, Muhammad Nizar, di Lingga, Selasa (25/8), mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum Lingga telah menyiapkan perencanaan ‘master plan’ pengendalian banjir disejumlah titik pada 2020 ini.
Nizar bersama Dinas Pekerjaan Umum Lingga melihat langsung luapan air sungai ditambah lagi entensitas curah hujan tinggi hingga menyebabkan banjir dan menggenangi rumah penduduk di daerah itu, belum lama ini.
Nizar mengatakan, untuk mengatasi banjir tersebut, dibutuhkan pengalihan air sungai ke beberapa titik seperti master plan yang dirancang Dinas Pekerjaan Umum Lingga. Dia telah memerintahkan agar Dinas tersebut segera mencari solusi agar rumah warga tak tergenang air.
“Anggarannya lebih kurang 3 Miliar, yang akan dianggarkan pada tahun 2021, untuk itu, saya minta tolong di ingatkan kembali, ini langsung dari dinas PU,” kata Nizar saat menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Lurah Kelurahan Dabo Lama, Lingga.
Nizar menuturkan, terkait pemukiman penduduk yang dilanda banjir beberapa waktu lalu, dia sempat turun dan melihat kondisi rumah penduduk yang tergenang air. Pemkab Lingga berupaya mencari solusi agar air tersebut tidak menggenangi rumah penduduk.
“Solusinya agar daya tampung di sungai itu berkurang kita akan buat aliran baru dari sungai itu menuju ke kolong Setajam dan kolong Bukit Kapitan,” kata Nizar.
Dalam kegiatan serah terima jabatan (Sertijab) Lurah Dabo Lama, dari Kezzy Delfi yang pindah tugas menjabat sebagai Sekcam Singkep, kepada Lurah Dabo Lama yang baru, Said Safela Putra Utam, juga disejalankan dengan penyerahan bantuan paket disinfektan untuk masjid dan surau se-Kelurahan Dabo Lama, Kecamatan Singkep.
Turut hadir pada kesempatan itu yakni, Camat Singkep, Lurah, Kabag Pemerintahan, RT/RW dan tokoh masyarakat. (Aci)







