Bintan  

Bupati Apri Layangkan Surat Penundaan Sementara Penumpang Masuk ke PT Pelni

KM Bukit Raya, salah satu kapal milik Pelni yang selama ini merapat di Bintan.
KM Bukit Raya, salah satu kapal milik Pelni yang selama ini merapat di Bintan.

PIJARKEPRI.COM – Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan pihaknya telah melayangkan surat ke pimpinan PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terkiat permohonan penundaan sementara arus masuk penumpang kapal ke wilayah Kabupaten Bintan dengan Nomor 550/Dishub/220.

“Dengan berat hati kami harus melakukan ini, namun untuk kebaikan seluruh warga Bintan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pemilik usaha mandiri masyarakat agar menunda pelayaran sampai situasi darurat ini stabil,” ujar Apri, kemarin.

Penundaan sementara arus masuk penumpang lokal atau domestik transportasi laut di Pelabuhan Sri Bayintan Kijang hendaknya dilakukan mulai 20 April mendatang sampai pemerintah pusat mencabut status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19 di Indonesia.

Pemerintah Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau telah menetapkan Kabupaten Bintan dengan status siaga darurat bencana non alam selama 39 hari dimulai dari 20 April-29 Mei 2020.

Penetapan status itu diterbitkan melalui Surat Edaran (SE) Bupati Bintan Nomor 443/Setda/186 tahun 2020 tentang penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Surat edaran tersebut mengacu kepada keputusan Gubernur Kepri Nomor 307 tahun 2020 tentang penetapan status keadaan darurat bencana non-alam wabah penyakit akibat Covid-19.

(ANG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *