Penerimaan PKB dan BPNKB di Lingga Lewati Target

Raja Gazali, Kepala Samsat Kabupaten Lingga. (Foto :aci)

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Badan pengelolaan pajak dan retribusi daerah, UPT pengelolaan pendapatan daerah, Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Kabupaten Lingga, mencatat penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahun 2019 mencapai target.

Kepala Samsat Kabupaten Lingga, Raja Gazali mengatakan, mulai Januari hingga Desember 2019, untuk PKB telah mencapai dan melebihi target yang ditetapkan, untuk pokoknya terealisasi 100,46 persen.

Selain PKB, Raja menjelaskan, untuk Biaya Pemilik Nama Kendaraan Bermotor (BPNKB) di Lingga cukup tinggi, juga melebihi target yang ditetapkan, realisasi sudah mencapai 119,15 persen.

“Alhamdulilah, kita mencapai target yang telah ditetapkan, 100,46 persen untuk PKB dan 119,15 persen untuk BPNKB,” kata Raja Gazali saat ditemui diruang kerjanya, Sabtu (4/1/2020).

Kendati penerimaan PKB di Lingga telah melebihi target pada tahun 2019 ini, namun tingkat kesadaran masyarakat masih rendahnya untuk membayar pajak kendaraan bermotor.

Selain itu, kendala lainnya untuk wajib pajak adalah, kendaraan yang tersebar di luar pulau Singkep, sementara jaraknya bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan membayar pajak, sangat jauh dan memakan banyak waktu.

“Untuk yang berada di luar pulau Singkep, kita berinisiatif sistem jemput bola, dan untuk yang di Daik sudah kita buka dengan menggunakan mobil Samsat Hunting yang kita standby kan, untuk itu, kita harapkan masyarakat sadar akan kewajiban pembayaran pajak, karena itu resiko bagi pemilik kendaraan,” terangnya.

Sementara itu, tambah Raja, untuk pajak air permukaan di Kabupaten Lingga, tidak mencapai target yang diharapkan, karena hanya terealisasi 7,55 persen, pajak air permukaan tersebut merupakan kendala di seluruh Kabupaten/Kota di wilayah Provinsi Kepri, yang mana satu pun tidak ada yang mencapai target.

“Untuk Kabupaten Lingga yang membayar hanya dari PDAM Dabo dan PDAM Daik, sementara di Lingga banyak perusahaan tambang yang menggunakan air permukaan, saat ini kita tengah melakukan pendekatan, dan Insya Allah 2020 ini sudah mulai,” tutupnya. (Aci)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *