'

Tepuk Tepung Tawar Lingga Isi Pawai Ta’ruf STQ VIII Kepri

Pawai ta’ruf Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VIII tingkat Provinsi Kepri, yang dilaksanakan di Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan. (f-aci)

PIJARKEPRI.COM, Bintan – Atraksi tepuk tepung tawar Lembaga Adat Melayu (LAM) Kabupaten Lingga mengisi semarak perhelatan pawai ta’ruf Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VIII tingkat Provinsi Kepri, yang dilaksanakan di Kota Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Bintan, Sabtu (27/4/2019).

Ketua LAM Kabupaten Lingga, Muhammad Ishak mengatakan, tujuan LAM Kabupaten Lingga menampilkan atraksi tersebut untuk menyampaikan kepada masyarakat Kepulauan Riau, bahwa tepuk tepung tawar, merupakan suatu tradisi budaya melayu milik Kepri.

Ia mengatakan, tradisi tepuk tepung tawar yang telah ditetapkan oleh Pemerintah RI tersebut, melalui Kementerian Kebudayaan merupakan bagian dari warisan budaya tak benda (WBTB) yang telah diusulkan oleh Kabupaten Lingga melalui Provinsi Kepri, untuk dijadikan warisan budaya tak benda Indonesia.

“Selain tepuk tepung tawar, kita juga menampilkan tari inai dan silat pengantin yang juga telah ditetapkn sebagai WBTB Indonesia dari Kepri, yang beberapa tahun lalu sudah diusulkn Pemkab Lingga,” kata M Ishak kepada media,

Penampilan tepuk tepung tawar dari LAM Kabupaten Lingga tersebut, menjadi daya tarik bagi warga yang hadir menyaksikan pawai ta’ruf STQ ke-VIII tingkat Provinsi Kepri di Kabupaten Bintan. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top