Ketum FPI : Pemilu 2019 Ikuti Ijtima Ulama

Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH. Ahmad Sobri Lubis. Lc saat menyampaikan tausiyah dalam tabligh akbar #2019, di Masjid Agung Al-Hikmah, Tanjungpinang, Rabu, 27 Maret 2019, malam. (f-ang)

PIJARKEPRI.COM, Tanjungpinang – Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) KH. Ahmad Sobri Lubis. Lc menyatakan tidak mengarahkan anggota dan pengurus FPI untuk memilih Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019.

“Kita enggak ada arahan, itu bebas hak masing-masing, tapi yang jelas kita Front Pembela Islam (FPI) mengikuti Ijtimah Ulama, tapi yang lain bebas,” katanya, usai tabligh akbar #2019, di Masjid Agung Al-Hikmah, Tanjungpinang, Rabu, 27 Maret 2019, malam.

Diketahui Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) menggelar Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional di Menara Peninsula, Jakarta Barat dari tanggal 27 Juli sampai 29 Juli 2018.

Belakangan, diketahui Prabowo berpasangan dengan Sandiaga Uno. Timbul pertanyaan, siapakah rekomendasi sebenarnya hasil rekomendasi Ijtima Ulama yang beredar di media sosial.

Keputusan dari ijtima itu adalah menetapkan Prabowo Subianto sebagai capres dan Abdul Somad serta Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri sebagai cawapres Prabowo.

Ketua Umum FPI itu juga mengutarakan soal tema tabligh akbar #2019 “Merajut Ukwah Islamiyah, Menuju Indonesia Maju” adalah suatu syi’ar dakwah untuk meningkatkan persaudaraan ukwah islamiyah yang baik dan benar.

“Kita mengingatkan kembali tentang walaupun akan menyambut pada Pemilu tetap saja yang namanya persaudaraan ya tetap saudara,” ungkapnya.

Ia mengatakan, mengenai urusun Pemilu 2019 dan segala peraturannya, dengan Pemilu yang jujur adil, damai dan aman menuju Indonesia maju.

Ia berharap dengan berdoa kepada Allah SWT, dengan berjalannya ukwah islamiyah yang baik, tentunya Allah SWT akan memberikan keberkahan dan kemudahan kepada kita.

“Dan juga tentunya Allah SWT akan memberikan kalau berkah ya berarti maju, itu yang paling penting,” ungkapnya.

KH. Ahmad Sobri Lubis. Lc berpesan kepada seluruh anggota dan pengurus FPI se-Indonesia dan jemaah yang hadir pada saat itu agar dapat mengawal TPS, dan juga menjadi saksi-saksi di TPS pada Pemilu 17 April 2019, sehingga menghindari adanya kecurangan-kecurangan.

“Dan berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tentunya apabila disana sini ada kelihatan tanda-tanda yang bisa menimbulkan konflik atau seperti apa,” ungkapnya.

Ketua Umum FPI KH. Ahmad Sobri Lubis. Lc dipastikan akan kembali melangsungkan tabligh akbar di Tanjung Uban dan Tanjung Balai Karimun, Kamis (28/3/2019).

ANG
Editor : Aji Anugraha

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top