PIJARKEPRI.COM – Tim sepaktakraw Kepulauan Riau kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 yang berlangsung di Jakarta.
Setelah sebelumnya meraih medali perunggu pada Quadrant Event Putra, kini skuad muda Kepri menambah koleksi medali dengan perak di nomor Double Event Putra, Minggu (9/11/2025).
Berita Sebelumnya : Tim Sepaktakraw Kepri Raih Perunggu POPNAS Jakarta 2025
Dalam partai final yang digelar hari ini, Kepri harus mengakui keunggulan Gorontalo dengan skor 0–2. Meski gagal merebut emas, perjuangan para atlet muda Kepri tetap mendapat apresiasi tinggi karena mampu menembus babak puncak setelah melewati serangkaian pertandingan berat sejak awal turnamen.
Pertandingan final berjalan ketat di dua set. Tim Kepri tampil spartan dan berupaya mengimbangi permainan cepat serta tekanan serangan dari Gorontalo. Namun, keunggulan pengalaman lawan membuat Kepri harus puas di posisi kedua dengan raihan medali perak.

Sebelumnya, pada Sabtu (8/11/2025), tim Kepri juga mencatat hasil membanggakan di kategori Quadrant Event Putra dengan menyabet medali perunggu setelah menundukkan lawan tangguh di babak perempat final dan berjuang hingga semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Sulawesi Tengah 0–2.
Skuad Kepri diisi oleh para atlet terbaik daerah, yakni Mahmudin dan Asrof Imammi dari Tanjungpinang, Aidil Adi Saputra, Muhamat Fadli, dan Ridho Kurniawan dari Batam, serta Ijal Supriadi dari Natuna.
Seluruh pemain tampil konsisten, menunjukkan kerja sama tim yang solid, serta semangat juang tinggi dalam setiap pertandingan.
Di bawah asuhan pelatih Berima dan Jekky, tim sepaktakraw Kepri memperlihatkan peningkatan performa signifikan, terutama dalam koordinasi serangan dan pola bertahan.

Kekompakan dan disiplin menjadi kunci utama keberhasilan mereka menyumbang dua medali untuk provinsi Kepulauan Riau di ajang nasional bergengsi ini.
Manajer tim, Berima Awang, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut.
“Anak-anak sudah berjuang luar biasa. Dua medali perak dan perunggu adalah hasil dari kerja keras, mental kuat, dan dedikasi mereka selama masa persiapan,” ujarnya.
Lebih jauh, Berima berharap keberhasilan ini menjadi momentum bagi Pemerintah Provinsi dan instansi terkait untuk kembali menghidupkan Program Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sepaktakraw Kepri.
“Di DKI Jakarta, Jawa, dan beberapa daerah lain, PPLP serta PPOP masih aktif berjalan. Kami berharap Kepri bisa mengaktifkan kembali program tersebut agar pembinaan atlet pelajar terus berlanjut dan melahirkan bibit unggul baru,” tambahnya.
Hingga Minggu malam, Kepri tercatat membawa pulang dua medali dari cabang olahraga sepaktakraw, yakni satu perak dan satu perunggu, sekaligus menegaskan eksistensinya sebagai salah satu kekuatan baru dalam arena olahraga pelajar nasional. (ANG)







