Ansar Ahmad Dukung RDK Award Semaksimal Mungkin Tanpa APBD

Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad berfoto bersama panitia RDK Award 2025 usai pertemuan di Kedai Kopi Dapoer Melayu, Tanjungunggat, Tanjungpinang, Selasa (26/8/2025). (F-RDK Award)
Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad berfoto bersama panitia RDK Award 2025 usai pertemuan di Kedai Kopi Dapoer Melayu, Tanjungunggat, Tanjungpinang, Selasa (26/8/2025). (F-RDK Award)

PIJARKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad mendukung Rida Kaliamsi (RDK) Award semaksimal mungkin tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) daerah itu.

Penggagas RDK Award 2025, Oktavio Bintana, Rabu (27/8/2025) membenarkan bahwa Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengapresiasi akan dilaksanakannya kegiatan tersebut semaksimal mungkin, tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)

Bacaan Lainnya

“Gubernur menyampaikan bahwa akan membantu semaksimal mungkin kegiatan RDK Award ini secara pribadi tanpa menggunakan APBD. Kami sangat mengapresiasi beliau,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan RDK Award 2025 tidak boleh berhenti hanya pada penyelenggaraan tahun ini, melainkan harus berlanjut sebagai tradisi budaya yang diwariskan bagi generasi penerus.

“Harus tetap berlanjut, RDK Award ini sangat penting untuk generasi penerus Kepri,” tegas Ansar saat menjamu panitia RDK Award di Kedai Kopi Dapoer Melayu, Tanjungunggat, Tanjungpinang, Selasa (26/8/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Ansar juga menyinggung mimpi besarnya membangun wajah Tanjungpinang sebagai ibukota yang lebih berkelas.

Ia mencontohkan tekadnya mempercantik kota dan mendirikan Monumen Bahasa di Pulau Penyengat sebagai ikon budaya Melayu.

Menurutnya, keberlanjutan RDK Award harus diiringi dengan kolaborasi yang lebih solid lintas sektor.

“Seperti kegiatan hari ini, ke depan harus sering-sering dikomunikasikan dengan dinas kebudayaan, pariwisata, begitu pun dengan kepala daerah,” ujarnya.

Ansar menyampaikan dukungan penuh terhadap gelaran RDK Award yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Ia meminta panitia tetap menjaga semangat dan komitmen demi kesuksesan acara tahunan tersebut.

“Harus terus semangat dan sukseskan,” pungkas Ansar memberi motivasi.

Ansar Ahmad berharap, gelaran RDK Award 2025 diharapkan bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat identitas budaya Kepri.

“Sekaligus meneguhkan komitmen generasi muda terhadap pelestarian nilai-nilai kebudayaan daerah,” ujarnya.

(Aji Anugraha)

Pos terkait