Lingga  

Dua Tahanan Lapas Dabo Singkep Dirumahkan

Lapas Dabo Singkep beri Asimilasi kepada 2 WBP. (Foto Humas Lapas Dabo Singkep).
Lapas Dabo Singkep beri Asimilasi kepada 2 WBP. (Foto Humas Lapas Dabo Singkep).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Dabo Singkep, kembali memberikan asimilasi rumah kepada 2 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah memenuhi syarat.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Dabo Singkep, Dewanto, di Lingga, Selasa (8/9/2020) mengatakan, pemberian asimilasi rumah terus diberikan kepada WBP hingga 31 Desember 2020 mendatang. WBP yang mendapatkan asimilasi rumah diberikan kepada mereka yang sudah setengah masa pidana.

Asimilasi rumah diberikan mangacu pada peraturan Menteri Hukum dan HAM RI, Nomor 10 tahun 2020 tentang syarat pemberian asimilasi dan hak integrasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19, tidak terkait dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 99 tahun 2019.

“Asimilasi kali ini diberikan kepada 2 Narapidana, yang tersandung kasus penipuan dan pencurian, yang mendapat asimilasi tahanan rumah,” kata Dewanto kepada media, Selasa (8/9/2020).

Dewanto menjelaskan, dari total 42 Narapidana atau WBP, terdapat 2 (dua) Napi yang telah memenuhi syarat dan ketentuan mendapat SK asimilasi rumah.

Ia berpesan kepada dua Napi dan Napi yang sebelumnya telah mendapatkan SK asimilasi rumah, untuk melaksanakan asimilasi dirumah dengan sebaik-baiknya, patuhi himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19, serta tidak melakukan perbuatan yang melawan atau melanggar hukum.

Dewanto menambahkan, sementara kepada pihak keluarga Narapidana, diharapakan untuk dapat ikut berpartisipasi dalam mengawasi warga binaan yang telah diberikan asimilasi rumah, hingga sampai batas waktu pembebasan bersyarat nantinya.

“Saya berpesan kepada dua warga binaan yang menerima SK asimilasi rumah, untuk dapat mematuhi segala peraturan dan himbauan pemerintah, dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dan dalam menjalani hukumannya dua WBP tersebut, telah melakukan perbuatan baik dan tidak melanggar aturan selama di dalam Lapas,” terangnya.

Untuk diketahui Lapas dan Rutan se-Indonesia saat ini mengalami over kapasitas tahanan. Saat ini penghuni Lapas Dabo Singkep terdapat 42 orang Narapidana, diharapkan dengan pemberian asimilasi pada warga binaan, ruang gerak di Lapas atau Rutan jadi ideal sebagai antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *