Lingga  

Mesin Cetak Rusak Pembuatan Paspor di Imigrasi Dabo Terganggu

Pelayanan pengambilan berkas dan pengambilan foto di Kantor Imgrasi Dabo Singkep.
Pelayanan pengambilan berkas dan pengambilan foto di Kantor Imgrasi Dabo Singkep.

PIJARKEPRI.COM – Pelayanan pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep terganggu, dikarenakan mesin cetak paspor sejak beberapa hari terakhir mengalami kerusakan, sehingga penyelesaian cetak paspor menjadi terhambat.

Kepala Imigrasi Kelas II Non TPI Dabo Singkep, Nayaka Duta Harahap, melalui Kasi Teknologi dan Komunikasi Keimigrasian, Roy Megantoro, saat ditemui di Kantor Imigrasi Dabo Singkep, Rabu (5/8/2020), membenarkan rusaknya mesin cetak paspor tersebut.

“Memang betul pelayanan pada kantor kami sedang mengalami gangguan, hal ini dikarenakan rusaknya mesin cetak paspor pada kantor kami,” kata Roy.

Roy mengatakan, mesin cetak paspor tersebut, saat ini telah dibawa ke Direktorat Jenderal Imigrasi pada 3 Agustus 2020 kemarin, namun pihaknya belum dapat memastikan kapan mesin tersebut dapat dipergunakan kembali.

“Kita sudah minta tolong agar menjadi prioritas untuk perbaikan mesin tersebut,” ujarnya.

Roy menjelaskan untuk estimasinya, Kantor Imigrasi Dabo Singkep menunggu kabar lebih lanjut dari Direktorat Jenderal Imigrasi, namun untuk pelayanan Kantor Imigrasi Dabo Singkep tetap menerima berkas permohonan, dan pengambilan foto biometrik dan sidik jari.

“Meski mesin cetak rusak, namun pelayanan berkas pemohonan tetap berjalan normal, seperti pengambilan foto biometrik dan sidik jari tetap seperti biasanya,” terangnya.

Roy menambahkan, untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat, Kantor Imigrasi Dabo Singkep telah melaporkan kendala pelayanan, terkait kerusakan mesin cetak tersebut ke Kantor Wilayah dan Divisi Keimigrasian.

Menurutnya, jika mesin itu telah dapat digunakan kembali, Kantor Imigrasi Dabo Singkep akan secepatnya menyampaikan ke masyarakat.

“Terkait perbaikan pada mesin cetak Paspor, penyelesaian pelayanan Paspor mengalami keterlambatan, dan batas waktu nya pun belum ditentukan, untuk itu, tunggu informasi dari kami dan mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tutupnya. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *