Lingga  

KUA-PPAS Lingga 2021 Ditandatangani

Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad nashiruddin tandatangani MoU KUA-PPAS tahun anggaran 2021 di Kantor DPRD Kabupaten Lingga. (Foto Humas Pemkab Lingga).
Ketua DPRD Kabupaten Lingga Ahmad nashiruddin tandatangani MoU KUA-PPAS tahun anggaran 2021 di Kantor DPRD Kabupaten Lingga. (Foto Humas Pemkab Lingga).

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Pemerintah Kabupaten Lingga dan DPRD Kabupaten Lingga, sepakat Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lingga, Tahun Anggaran 2021.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan (MoU) KUA-PPAS oleh Bupati Lingga Alias Wello, bersama Ketua DPRD Kabupaten Lingga, Ahmad Nashiruddin pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Lingga di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kabupaten Lingga, Senin (24/8/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lingga, Alias Wello menyampaikan, KUA-PPAS merupakan bagian dari anggaran pembangunan daerah, yang telah diatur sangat jelas dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.

“Kita bersyukur, baru saja melakukan penandatangan nota kesepakatan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2021,” kata Bupati Lingga, dalam sambutannya di ruang rapat paripurna Kantor DPRD Kabupaten Lingga, di Daik Lingga, Senin (24/8/2020).

Bupati Lingga menjelaskan, dengan telah ditandatangani KUA-PPAS 2021, merupakan hal yang membanggakan sehingga antara Pemerintah Daerah Kabupaten Lingga dan DPRD Kabupaten Lingga, telah memiliki satu persepsi dan kesepahaman, yang diwujudkan dengan penandatanganan nota kesepakatan.

“Semoga apa yang telah sama-sama kita bahas, dapat menyentuh pada substansi dan prioritas pembangunan yang yang ingin kita capai, selain itu, kami juga menyampaikan terima kasih pada pimpinan DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Lingga, karena telah menandatanginya nota kesepakatan KUA-PPAS APBD tahun anggaran 2021 pada hari ini, berarti kita telah melalui suatu tahapan penting dalam pembangunan daerah,” terangnya.

Bupati yang akrab disapa AWe ini berharap, melalui kesepakatan dan telah ditandatangani tersebut, akan ditindaklanjuti secara baik pada pembahasan tingkat badan anggaran DPRD Kabupaten Lingga, sehingga APBD Kabupaten Lingga tahun 2021, dapat segera ditetapkan sesuai dengan ketentuan yakni, sebelum 30 November 2020 mendatang.

“APBD tahun anggaran 2021 ini, tetap mengutamakan program dan kegiatan pada sektor penting dan strategis, yang memberikan pengaruh besar pada sektor pendukung lainnya, sesuai dengan prioritas pembangunan tahun 2021,” ungkap AWe.

Bupati Lingga mengatakan, total APDB tahun 2021 yang telah kita sepakati bersama melalui KUA-PPAS sebesar Rp723 Milyar lebih, rencana belanja yang sudah tersedia dalam KUA-PPAS tersebut, bisa saja nanti mengalami pergeseran dalam pembahasan bersama sesuai dengan dinamika pembahasan ABPD.

“Jadi ada beberapa asumsi, tadi saya mendapat laporan diawal bahwa APBD tahun 2021 sebesar Rp723 Miliar lebih itu, belum termasuk dengan besaran dari pada Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Insentif Daerah (DID), mudah-mudahan DID kita nantinya meningkat dan biasanya DID kita disetiap tahunnya dari tahun ke tahun cenderung meningkat,” tutupnya.

Hadir pada rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil harmonisasi dan finalisasi, permintaan persetujuan atau kesepakatan bersama dan penandatangan MoU Kebijakan Umum APBD dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2021 tersebut yakni, Ketua DPRD dan anggota DPRD Kabupaten Lingga, Wakil Bupati Lingga, Asisten dan Kepala Dinas, Camat, Lurah, Kades, BPD dan tokoh masyarakat. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *