Lingga  

Disduk Capil Lingga Tidak Lagi Gunakan Blangko Pengurusan Administrasi Kependudukan

Staf Disduk Capil menunjukkan perubahan Kartu Keluarga dan Akat Kelahiran.
Staf Disduk Capil menunjukkan perubahan Kartu Keluarga dan Akat Kelahiran.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disduk Capil) Kabupaten Lingga sudah tidak menggunakan blangko security printing, tetapi menggunakan Kertas HVS 80 gram, ukuran A4 Warna Putih dan dapat dicetak secara mandiri oleh pemohon, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Lingga, Syamsudi melalui Kasi Kependudukan Disduk Capil Lingga, Muhammad.

“Hal itu berdasarkan Pasal 12 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 109 Tahun 2019, tentang formulir dan buku yang digunakan dalam Administrasi Kependudukan, Disduk Capil Kabupaten Lingga melaksanakan penyesuaian,” tambahnya, saat ditemui diruang kerjanya, di Disduk Capil Lingga, Jum’at (14/8/2020).

Muhammad menyampaikan, penyesuaian administrasi kependudukan itu sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Neger Nomor 109 Tahun 2019, tentang formulir dan buku yang digunakan, dalam Administrasi Kependudukan (Adminduk) kepada masyarakat Kabupaten Lingga.

Muhammad menjelaskan, masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan, seperti Kartu Keluarga (KK) Akta Kelahiran, Akta Kematian, Akta Perkawinan, Akta Perceraian, Surat Keterangan Pindah dan lainnya, terhitung sejak 13 Agustus 2020, wajib mencantumkan dan menuliskan Nomor Handpone serta Alamat Email Pemohon.

Namun, bagi masyarakat yang telah mencetak sebelum 13 Agustus 2020, yang masih menggunakan bahan yang lama atau security printing tetap berlaku dan sah sebagai dokumen adminduk, jadi tidak perlu diperbaharui kecuali ada perubahan.

“Iya ada pergantian dokumen cetak adminduk serentak seluruh Indonesia, yang menyesuaikan dengan Permendagri Nomor 109, dimana tidak lagi menggunakan blanko security printing, melainkan menggunakan Kertas HVS 80 Gram berwarna Putih dan untuk Lingga dimulai sejak 13 Agustus 2020, sedangkan untuk Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-eL) dan Kartu Identitas Anak (KIA) masih tetap menggunakan bahan yang sama,” kata Muhammad.

Dokumen kependudukan yang sudah selesai, lanjut Muhammad, akan dikonfirmasi dan diberitahukan ke nomor handphone pemohon, serta dikirimkan ke alamat email yang sudah tercantum pada saat melakukan permohonan.

“Dokumen kependudukan yang sudah terkirim ke alamat email pemohon dapat dicetak dirumah dengan Kertas HVS 80 gram, ukuran A4 (kuarto) warna kertas putih yang sudah ditandatangani oleh Kepala Disduk Capil Kabupaten Lingga, menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) berbentuk QR Code, tanpa tanda tangan basah serta stempel/cap,” terangnya.

Muhammad menambahkan, sebenarnya di daerah lain tidak lagi menggunakan blanko security printing, dan penggunaan Kertas HVS 80 gram ukuran A4 warna putih sudah lebih dulu, namun kita di Lingga kemarin masih punya blangko.

“Kemarin kita masih punya blangko, setelah melakukan komunikasi boleh gunakan blangko, namun instruksinya lagi agar dibuat berita acara yang blangko lama tidak dipakai lagi, yang di pakai Kertas HVS 80 gram, ukuran A4 warna putih,” imbuhnya. (Aci)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *