Warga Datangi RT Tanyakan Bantuan Kemensos

Saat warga mengambil bantuan BST dari Kemensos di Gedung Nasional.
Saat warga mengambil bantuan BST dari Kemensos di Gedung Nasional.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Sejumlah Rukun Tetangga (RT) maupun Rukun Warga (RW) di Kelurahan Sungai Lumpur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau didatangi warga, terkait tidak menerima nya mereka Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial.

Salah satu RT di Kelurahan Sungai Lumpur, Nasron menyampaikan, beberapa warga datang menemuinya, menanyakan kenapa mereka tidak menerima bantuan BST tersebut, dan mereka mendapat informasi bahwa RT yang mendata untuk mendapatkan bantuan itu, karena kalau kita lihat yang terdampak corona virus ini, tidak dari kalangan tertentu saja, tapi semua terkena dampak Covid-19 ini.

“Banyak yang tidak menerima bantuan BST tersebut, dan sudah saya jelaskan ke warga yang datang bahwa bukan kami para RT yang mendata, namun informasi yang mereka dapatkan data tersebut dari RT, sementara kami di RT tidak pernah diminta untuk mmendata guna mendapatkan bantuan BST tersebut,” kata Nasron kepada Pijarkepri.com, Minggu (17/5/2020).

Dikonfirmasi terpisah, Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Lingga, Kisanjaya mengatakan, terkait masalah ada warga yang tidak dapat bantuan, sebenarnya, Insya Allah semua dapat bagi mereka yang terdampak Copid-19, masyarakat seharusnya memahami bahwa data itu adalah dari musyawarah Desa atau musyawarah Kelurahan.

Hasil dari musyawarah tersebut, lanjut Kisanjaya, diserahkan ke Kecamatan dan diteruskan oleh Kecamatan ke Dinas Sosial, dan Dinas Sosial menyerahkan data tersebut ada yang Kemensos untuk BST, dan Kementerian Desa untuk BLT DD dan juga ke Pemkab, karena untuk bantuan yang berbentuk uang ada tiga yaitu, BST Kemensos, BLT DD Kemendes dan Pemkab.

“Jadi bagi warga yang tidak dapat dari BST Kemensos, bisa jadi dapat di BLT DD Kemendes kalau untuk Desa, jika di Desa atau Kelurahan tidak dapat BST Kemensos atau BLT DD bisa dapat yang dari Pemkab, karena penyaringan nya adalah Pemkab,” terang Kisanjaya.

Saat ini, jelas Kisanjaya, yang sedang berjalan adalah bantuan dari Kemensos dari telah dimulai dari tanggal 14-20 Mai 2020, dan BLT DD juga sudah dilaksanakan oleh Desa, memang yang dari Pemkab hingga hari ini belum dilaksanakan pencairannya, karena saat ini masih dilakukan penyaringan data, jadi masyarakat yang tidak dapat di kedua yang disebutkan bisa dapat yang dari Pemkab.

Untuk yang Pemkab saat ini dalam proses, tambah Kisanjaya, yang dalam waktu dekat ini sudah dimasukkan ke BPKAD, karena kalau yang Pemkab pencairannya melalui BPKAD, namun datanya dari kita.

“Bagi RT jika ada warga yang layak mendapat bantuan, tapi warga tersebut tidak dapat bantuan BST Kemensos atau BLT DD Kemendes, segera melapor ke Kades atau Lurah, karena warga tersebut bise di kroscek apakah dapat atau tidak, sehingga Kelurahan bisa meneruskan Dinsos,” imbuhnya. (Aci)

Pos terkait