Isdianto Kembali Bagikan Masker untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 Kepri

PIJARKEPRI.COMKetua PMI Kepri H Isdianto mendatangi warga di Batam. Dia mendatangi warga, terutama di pusat keramaian seperti pasar tradisional di Sagulung dan Batuaji, Batam. Kegiatan yang berlangsung, Jumat (10/4) pagi hari sejak sekitar pukul 06.30 sampai 8.30 WIB itu, dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan.

Saat mendatangi warga di pasar pagi, SP Plaza, Plt Gubernur Kepri ini menemukan banyak pengunjung, berbelanja kebutuhan, seperti ikan, daging hingga bumbu, tanpa menggunakan masker. Kepada warga yang berbelanja kebutuhan dapur, selain membagikan masker, dia juga menyampaikan pesan.

“Bapak, ibu, pakai masker ya. Belanja ke tempat ramai seperti ini harus jaga agar tidak kena virus Corona,” pesan Isdianto sambil membagikan secara langsung, masker kepada warga.

Saat berkeliling mengingatkan warga, Isdianto juga menemukan orang tua yang membawa anak-anak ke pasar basah itu. Masih dilokasi pasar basah SP Plaza, Isdianto juga banyak warga yang sarapan dan mengopi di ruko-ruko yang mengeliling pasar itu.

“Kita kurangi kegiatan di tempat keramaian ya bapak/ibu. Kita jaga kesehatan. Kalau harus belanja atau istirahat ditempat umum, harus pakai masker,” imbau Ketua Tim Gugus Tugas Penangangan Covid 19 Provinsi Kepri ini.

Diakui Isdianto, kegiatan tersebut sebagai langkah nyata pemerintah dalam mengajak masyarakat, mencegah penyebaran virus korona atau Covid-19 di Provinsi Kepri. Setiap warga dan pedagang dipasar itu, dibagikan masker. Kegiatan sejenis juga akan dilakukan pada hari yang sama di beberapa pasar di Tanjungpinang.

“Hari ini kita bagi-bagi masker ya di pasar-pasar mulai dari semalam. Dan hari ini kita lanjutkan, dan kita juga akan lanjutkan di Tanjungpinang,” katanya di Pasar Tradisional SP Batuaji.

Isdianto yang didampingi Ketua TP PKK Kepri Hj Rosmeri Isdianto mengatakan ada sekitar 8 ribu kotak masker yang disebarkan kepada masyarakat. Kehadirannya langsung di lapangan juga untuk melihat langsung respons masyarakat terhadap imbauan pemerintah yang mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Nah ternyata memang masih ada masyarakat kita yang tidak menggunakan masker. Karena memang juga mereka tidak tahu di mana tempat mencari dan membelinya,” kata Isdianto yang dalam pembagian itu didampingi pengurus PMI Kepri.

Masyarakat, katanya, harus mengikuti setiap instruksi atau imbauan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tujuannya, lanjutnya, untuk memutuskan rantai penyebaran wabah ini di tengah-tengah masyarakat agar tidak lagi berkembang.

“Maka dari itu harapan kita, masyarakat kita semakin membudaya menggunakan masker ini dan harapan virus korona tidak akan menular ke mana-mana,” ujarnya.

Terkait wacana pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Isdianto mengakui masih akan melakukan kajian lebih dalam sebelum memutuskannya. Menurutnya, jangan sampai kebijakan yang akan diterapkan menimbulkan masalah baru setelah virus korona ini berlalu.

“Kita akan cari sandaran hukum yang jelas. Kita khawatir selesai Covid-19 timbul persoalan. Maka dari itu akan kita pelajari dan kalau memang bermanfaat untuk masyarakat kenapa tidak,” katanya.

Isdianto kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu membahu mencegah dan menangani penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepri. “Jika semua bersatu padu, kita harap Kepri virus corona cepat sirna dan tidak ada virus lagi,” ujarnya.

Salah seorang warga, Iwan yang ditemui dilokasi pembagian sembako, mengapresiasi kegiatan yang digelar Isdianto.

“Pak Gubernur mau juga turun langsung mengajak masyarakat pakai masker ya. Dia langsung bagi pedagang juga tadi. Sehat selalu ya pak,” kata Iwan sebelum menyambangi Isdianto dan meminta foto dengan menggunakan masker.

Langkah Isdianto turun langsung membagikan masker kepada masyarakat adalah kerja nyata seorang pemimpin untuk memastikan kondisi masyarakatnya.

“Kami minta masker lebih banyak lagi dan pejabat-pejabat yang lain juga dapat turun berbagi masker dan ajak warga semua gunakan masker,” harap Iwan.

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *