Satpol PP Lingga Sosialisasi Perundang-undangan Produk Hukum Peraturan Bupati Lingga

Yusrizal, Asisten II Bupati Lingga saat memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan sosialisasi.

PIJARKEPRI.COM, Lingga – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Lingga, menggelar kegiatan sosialisasi peraturan perundang undangan serta produk hukum peraturan Bupati Lingga di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Lingga, di Gedung Nasional, Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kamis (22/8/2019).

Ketua pekaksana kegiatan, Febrizal Taufik, dalam laporannya mengatakan, narasumber dalam kegiatan ini tidak hanya dari Satpol PP Lingga, namun ada juga narasumber dari Polres Lingga, tujuan kegiatan ini, Pemerintah sangat berharap kepada masyarakat dan Aparatur Penyelenggara Pemkab Lingga, bisa mengetahui dan memahami peraturan dan produk-produk hukum yang diberlakukan di Kabupaten Lingga.

Dijelaskan, produk-produk hukum Pemerintah untuk ketahui dan pahami tersebut diantaranya, terkait Peraturan Daerah Nomor 26 Tahun 2011 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan dan Peraturan Bupati Lingga Nomor 19 Tahun 2011 Tentang Penertiban dan Pengembangan Ternak, peraturan Bupati Lingga Nomor 35 Tahun 2017 tentang jam wajib belajar malam hari bagi pelajar dan ini harus menjadi perhatian khusus bagi orang tua hingga bisa melakukan pengawasan terhadap putra-putrinya khususnya yang masih berusia sekolah.

“Dengan kegiatan sosialisasi peraturan perundangan yang dilaksanakan oleh satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran ini, kita berharap aparatur penyelenggara dan masyarakat umum agar dapat mengetahui dan memahami terkait produk hukum yang berlaku,” kata Febrizal Taufik dalam laporannya di Gedung Nasional Dabo Singkep, Kamis (22/8/2019).

Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Yuzrizal yang membacakan sambutan Bupati Linggaa, Alias Wello menyampaikan, saya sangat senang dan menyambut baik sosialisasi perundang-undangan dan peraturan ini di lingkungan Pemerintah Kabupaten
Lingga ini dapat dilaksanakan, untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta penyelesaian permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Dikatakan, sebagai aparatur penyelenggara pemerintahan dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Lingga haruslah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kebijakan pemerintahan, dan asas-asas umum pemerintahan yang baik, sebagai bentuk
implementasi kebijakan yang telah ditetapkan.

“Oleh karena itu, setelah diadakan kegiatan sosialisasi peraturan perundang-undangan ini,
saya sangat berharap sekal kepada aparatur
penyelenggara Pemerintahan Kabupaten Lingga
dan masyarakat pada umumnya dapat mengetahui dan memahami mengenai produk-produk hukum yang berlaku,” sebut Bupati Lingga yang dibacakan Yusrizal.

Dilanjutkan, terkait perarutan daerah nomor 26 tahun 2011 tentang ketertiban, kebersihan dan keindahan lingkungan dan peraturan Bupati Lingga nomor 19 tahun 2011 tentang penertiban dan pengembangan ternak, maka perlu bersama-sama kita memahami fungsi pembinaan, pengaturan dan pengawasan oleh pemerintah daerah, agar aparatur penyelenggara pemerintahan Kabupaten Lingga beserta masyarakat terhadap peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan, segala ketentuan umum yang telah diatur dan
asas-asas penyelenggaraannya sehingga kita
apat mewujudkan apa yang telah dituangkan dalam peraturan tersebut.

Kata Yusrizal lagi, terkait peraturan Bupati Lingga
nomor 35 tahun 2017 tentang jam wajib belajar
malam hari bagi pelajar/siswa SD, MI, SMP/MTs, SMA/SMK MA di Kabupaten Lngga, ini perlu menjadi perhatian khusus bagi kita selaku orang tua, pentingnya peraturan Bupati ini diterbitkan
bertujuan agar dapat menjadi pedoman perhatian
bagi kita semua, dengan adanya peraturan mengenai jam wajib belajar malam hari bagi pelajar, pastinya kita berharap tujuannya tepat sasaran, sehingga bagi pelajar nantinya mampu meningkatkan kualitas dan prestasi dalam pendidikan.

“Selain itu juga, siswa dapat memanfaatkan waktu belajar di malam hari serta dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan diluar rumah yang tidak bermanfaat,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi peraturan perundangan ini, diikuti oleh unsur Kecamatan, Lurah, Kepala Desa se-Kabupaten Lingga, serta unsur pemuda dari masing-masing desa yang ada di Kabupaten Lingga. (ACI)

Share

PinIt

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Top