Dayung Anambas Siap Tempur di Porprov, Fasilitas Masih Terbatas

Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Muslim, saat mengunjungi lokasi pemusatan latihan, Minggu (14/9/2026).
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Muslim, saat mengunjungi lokasi pemusatan latihan, Minggu (14/9/2026).

Anambas, PIJARKEPRI.COM – Tim dayung Kabupaten Kepulauan Anambas mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepri VI 2026 di Tanjungpinang. Di tengah target merebut medali emas, para atlet masih harus berlatih dengan keterbatasan sarana, termasuk belum tersedianya dayung standar kompetisi berbahan karbon.

Kesiapan tim tersebut ditinjau langsung Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kepulauan Anambas, Muslim, saat mengunjungi lokasi pemusatan latihan, Minggu (14/9/2026).

Bacaan Lainnya

Muslim didampingi Bendahara Umum KONI Afrizal, Ketua Bidang Pendidikan dan Penataran Ronizal, serta Anggota Bidang Penelitian dan Pengembangan Dodi Putra. Mereka memantau langsung kondisi fisik, teknik dan mental atlet yang telah menjalani pemusatan latihan selama hampir dua bulan.

Muslim mengatakan kerja keras dan kedisiplinan atlet menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan di Porprov.

“Melihat kerja keras, tetesan keringat dan kedisiplinan yang ditunjukkan, saya optimistis kontingen kita siap mengukir prestasi terbaik,” ujar Muslim.

Ia meminta atlet memanfaatkan waktu tersisa dengan menjaga kondisi fisik, menghindari cedera serta memperkuat mental bertanding.

“Lawan terberat kita adalah rasa puas dan lelah dalam diri sendiri. Tetap fokus, patuhi arahan pelatih, jaga kesehatan dan tunjukkan performa terbaik,” katanya.

Sementara itu, Ketua Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Anambas, Wiwin Suryanto, mengatakan persiapan tim telah mencapai sekitar 80 persen. Pemusatan latihan bahkan dimulai lebih awal dibanding sejumlah cabang olahraga lainnya.

“Persiapan sudah sekitar 80 persen, baik teknik maupun fisik. Kami sudah curi start dengan menjalani pemusatan latihan lebih dari satu bulan dan kini memasuki bulan kedua. Target kami tetap optimistis meraih medali emas,” ujar Wiwin yang didampingi Asisten Pelatih Basri.

Namun, ambisi tersebut masih dibayangi persoalan fasilitas. Wiwin mengungkapkan atlet belum memiliki dayung berbahan karbon yang lazim digunakan dalam kompetisi. Untuk sementara, mereka masih mengandalkan dayung kayu buatan lokal.

Menurut Wiwin, kondisi itu tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan target prestasi. Para atlet justru dituntut membuktikan kemampuan meski berlatih dengan fasilitas terbatas.

“Kekurangan fasilitas bukan alasan untuk berhenti berprestasi. Kami ingin membuktikan bahwa dengan keterbatasan yang ada, semangat atlet tetap menyala untuk membawa pulang medali emas,” tegasnya.

Kondisi tersebut sekaligus menjadi pekerjaan rumah bagi pembinaan olahraga di Anambas. Target prestasi tidak cukup hanya ditopang semangat atlet dan kerja keras pelatih, tetapi juga membutuhkan dukungan sarana latihan yang memenuhi standar kompetisi.

Dengan waktu persiapan yang tersisa, PODSI Anambas berharap seluruh atlet mampu menjaga konsistensi latihan dan kondisi fisik. Mereka membidik podium tertinggi sebagai hasil dari kerja keras sekaligus pembuktian bahwa keterbatasan fasilitas tidak mematikan peluang Anambas bersaing di Porprov Kepri VI 2026.

Pewarta : Fendi

Pos terkait