Ansar Instruksi BPBD Segera Bantu Korban Banjir Natuna dan Tambelan

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban banjir Natuna, Rabu (14/12/2022)
Tim SAR gabungan saat mengevakuasi korban banjir Natuna, Rabu (14/12/2022)

Pemprov Kepri Distribusikan Rp300 Juta dan Logistik Untuk Korban Banjir di Natuna dan Tambelan

PIJARKEPRI.COM – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menginstruksikan BPBD segera mendistribusikan bantuan logistik untuk korban banjir, di Natuna dan Tambelan.

Dalam sepekan hujan lebat yang mengakibatkan banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Natuna dan Kecamatan Tambelan, Kabupaten Bintan.

Baca Juga : Banjir Landa Sejumlah Wilayah Natuna

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Jumat (16/12/2022) mengatakan, Pemprov Kepri juga mendistribusikan bantuan dana sebesar Rp300 juta bersumber dari dana Bantuan Keuangan Khusus dalam rangka penanganan dampak bencana alam banjir, di Kabupaten Natuna, Kamis (15/12).

Dana tersebut diserahkan untuk membantu para korban terdampak banjir, terutama untuk membeli makanan dan keperluan mendesak lainnya.

Selain uang Rp300 juta untuk korban banjir di Natuna, Pemprov Kepri juga mengirimkan sejumlah bantuan logistik melalui BPBD Kepri. Bantuan Logistik juga dikirimkan oleh BPBD Kepri ke Tambelan untuk membantu para korban banjir disana.

Adapun bantuan logistik Pemprov Kepri ke Natuna melalui BPBD diantaranya 1 unit rubberboat, 40 buah life jaket, 200 lembar selimut, 200 matras dan 120 kasur. Semuanya akan dikirim, Jumat (16/12) menggunakan pesawat Nam Air dengan total bobot mencapai 450 kg.

Adapun rencana logistik yang akan di kirim ke Tambelan diantaranya kasur busa 16 unit, seprei 16 lembar, selimut 48 helai, kit kebersihan 16 buah, perlengkapan bayi 10 paket, family kit 5 paket dan perlengkapan dapur 2 set.

Gubernur Ansar berpesan agar warga yang rumahnya terdampak tetap sabar, dan saling memberi semangat antara satu sama lainnya.

“Kita komunikasi terus secara intens. Kita juga sudah meminta kepada kepala BPBD agat monitor terus, kita jaga jangan sampai terganggu kesehatan masyarakat,” kata Ansar Ahmad.

Baca Juga : Basarnas Natuna Evakuasi Korban Banjir dan Siagakan Personel

Seperti diberitakan sebelumnya, beberapa daerah yang terkena Banjir, di Natuna diantaranya, di Kelurahan Ranai Darat dan Bunguran Timur. Hingga saat ini tidak ditemukan adanya korban jiwa.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun dari berbagai sumber yang valid, setidaknya ada 880 rumah terendam banjir di wilayah Kecamatan Bunguran Timur, Natuna.

Sebelumnya saat sedang rapat di Kementerian PUPR Gubernur baru mendapatkan informasi ini, kemudian Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad langsung menghubungi Kepala BPBD Provinsi Kepri, agar segera mengidentifikasi dampak dari banjir yang melanda Natuna tersebut.

Gubernur Ansar meminta agar pihak BPBD Kepri berkoordinasi dengan Pemkab Natuna, lalu segera menyalurkan bantuan yang dibutuhkan yang sifatnya mendesak untuk masyarakat yang menjadi korban.

Pemkab Natuna sendiri, terang Gubernur, sesuai informasi yang dia terima, sudah menyediakan berbagai tempat pengungsian. Meskipun sebagian masyarakat ada yang memilih mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga terdekat yang tidak terdampak banjir.

“Kita bersyukur juga Pemkab Natuna gerak cepat menangani ini. Kita doakan saja semua akan baik-baik saja, tidak ada korban jiwa. Dan kepada para korban terdampak agar bersabar,” ujar Ansar.

Akibat banjir di dua kecamatan, yakni di Pulau Ranai, Natuna itu, setidaknya kurang lebih seribu jiwa terdampak.

Di Kecamatan Bunguran Timur, Natuna terdapat 207 KK yang terdampak banjir dengan jumlah 996 jiwa dengan sebaran Kelurahan Ranai 320 jiwa, dan di Kelurahan Ranai Darat 221 jiwa, Kelurahan Bandarsyah 55 jiwa dan Kelurahan Batu Hitam 400 jiwa. (ANG/MAN/RLS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *