Bola Resmi Piala Dunia 2022 Al-Rihla Dibuat di Madiun

Gubernur Jawa Timur, Khofifah dalam acara pelepasan ekspor Bola Resmi Piala Dunia 2022
Gubernur Jawa Timur, Khofifah dalam acara pelepasan ekspor Bola Resmi Piala Dunia 2022

PIJARKEPRI.COM – Indonesia ikut menyemarakkan Piala Dunia 2022 lewat kehadiran bola resmi turnamen yang dibuat di Madiun, Jawa Timur.
Hal tersebut diketahui dari unggahan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Khofifah membagikan momen ketika dirinya sedang melihat bola resmi Piala Dunia 2022 yang siap diekspor.

“Inilah bola yang akan digunakan pada kompetisi Piala Dunia 2022 di Qatar. Di ajang olahraga terakbar di planet itu, Indonesia punya peran penting di setiap pertandingan.”

“Al Rihla si bola resmi Piala Dunia 2022 di Qatar adalah bola buatan Indonesia yang diproduksi di Madiun. Adidas mempercayakan Global Way Indonesia di Madidun untuk memproduksi bola yang bakalan ditendang oleh bintang-bintang sepak bola dunia,” tulis Khofifah dalam keterangan foto tersebut.

Khofifah lalu juga menyematkan harapan agar di masa depan Indonesia bukan hanya mengirimkan bola resmi ke Piala Dunia melainkan juga berpartisipasi lewat kehadiran tim nasional di ajang tersebut.

“Semoga di Piala Dunia selanjutnya, bukan cuma bola, Timnas Indonesia juga bisa ikut berlaga. Aamiin ya rabbal alamin,” kata Khofifah.

Lalu desain bola Al Rihla itu sendiri terinspirasi oleh desain panel perahu tradisional Dhow dan memiliki pola solid biru, merah, dan kuning, yang mewakili lanskap di Doha, Qatar. Selain itu, Al Rihla adalah bola Piala Dunia pertama yang dibuat secara eksklusif dengan tinta dan lem berbahan dasar air.

Direktur Pemasaran FIFA, Jean-François Pathy, mengatakan Al Rihla merupakan bola pertandingan resmi yang menakjubkan, ramah lingkungan dan berkelanjutan, serta berkualitas tinggi yang diprakarsai oleh Adidas. “Yang akan dinikmati oleh para bintang yang tampil di puncak permainan mereka di panggung terbesar dunia di Qatar, serta pemain sepak bola di mana pun,” kata Pathy.

Al Rihla dibuat dengan teknologi tinggi yang berfokus pada kecepatan sehingga bola bisa bergerak lebih cepat dengan akurasi dan stabilitas yang juga sudah diukur. Ada 2 desain teknologi baru yang digunakan. Yakni CTR-CORE dan Speedshell.

Indonesia saat masih bernama Hindia Belanda sempat mengikuti Piala Dunia 1938. Setelah momen tersebut, Indonesia tidak lagi bisa mendapatkan tiket menuju pesta olahraga terbesar di dunia itu.

Pada Piala Dunia 2022, Asia diwakili oleh enam negara yaitu Qatar, Iran, Jepang, Korea Selatan, Arab Saudi, dan Australia.

Sumber : Istimewa

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *