Lis : Percepatan Pemulihan Ekonomi Masyarakat Menjadi Prioritas Utama Soerya – Iman

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, H Lis Darmansyah SH. (Foto: pijarkepri.com)
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepulauan Riau, H Lis Darmansyah SH. (Foto: pijarkepri.com)

PIJARKEPRI.COM – Pasangan calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau nomor urut 1, Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, SH,MH dan Iman Sutiawan, SE menyatakan tekad akan mempersembahkan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Kepulauan Riau, H Lis Darmansyah SH, di Tanjungpinang, Minggu, 4 Oktober 2020.

Bacaan Lainnya

Lis menuturkan, pengabdian yang disampaikan pasangan dengan jargon Soerya Iman Energi Kepri (Sinergi Kepri) tersebut akan diwujudkan dalam bentuk beberapa program nyata dan realistis kepada masyarakat dalam berbagai sektor kehidupan, khususnya terkait program jangka pendek dimasa Pandemi COVID-19.

Pasangan Calon dengan Nomor Urut 1 ini maju pada Pilkada tahun 2020 dengan membawa Visi yaitu “Terwujudnya Provinsi Kepulauan Riau yang Maju, Mandiri, Sejahtera, Berakhlak, Berlandaskan Asas Kebersamaan dan Gotong Royong”

Lis mengatakan, untuk mewujudkan visi tersebut terdapat beberapa misi, yang dijabarkan dalam rencana aksi melalui program-program prioritas maupun program lainnya baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang.

“Pada Pilkada 2020, Pasangan Calon Soerya-Iman nomor urut 1 telah mempersiapkan Visi, Misi dan beberapa Program Prioritas baik yang bersifat jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, fokusnya adalah terkait recovery (pemulihan) ekonomi masyarakat dimasa Pandemi COVID-19,” ujar Lis Darmansyah yang juga merupakan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Kepri.

Ia menambahkan, pandemi COVID-19 telah berdampak begitu luar biasa bagi kehidupan masyarakat, khususnya dalam hal sektor ekonomi. Maka recovery (pemulihan) ekonomi khususnya ekonomi mikro, akan menjadi prioritas utama dalam program 100 hari jika terpilih nantinya.

Dr. H. Muhammad Soerya Respationo, SH,MH dan Iman Sutiawan, SE, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada Pilkada Kepri 2020 usai mendaftarkan diri di KPU Kepri, belum lama ini. (Foto: doc_pijarkepri.com)

Lis menuturkan, dalam rapat bersama H. Muhammad Soerya Respationo dan H Iman Sutiawan, keduanya menyampaikan, jika Allah SWT meridhoi, dan seluruh masyarakat Kepulauan Riau memberikan amanah dan kepercayaan kepada keduanya untuk memimpin Kepri, maka kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri terutama tidak akan menunggu waktu yang lama untuk meminta waktu khusus kepada Presiden Jokowi, dan para menteri kabinetnya guna membicarakan terkait permasalahan pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau, khususnya terkait pemulihan (recovery) ekonomi dimasa Pandemi COVID-19.

Kemudian, Soerya dan Iman juga akan menyampaikan persoalan pengentasan kemiskinan, pengangguran, jaminan dan kepastian hukum terhadap peluang investasi di Provinsi Kepulauan Riau.

Tidak hanya itu, Soerya Iman juga akan menerobos agar pemerintah pusat dapat membantu percepatan pembangunan prioritas di Kepulauan Riau seperti tindak lanjut pembangunan jembatan Batam – Bintan, pembangunan jembatan Rimba Jaya, jembatan Sungai Ladi, Pembangunan Jembatan Madung Sungai Nyirih yang berlokasi di Tanjungpinang, di Kabupaten Karimun penyelesaian Jalan Coastal Area.

“Upaya mendorong percepatan pembangunan tersebut agar segera bisa dimanfaatkan masyarakat secara keseluruhan,” kata Lis.

Selain itu Sinergi Kepri juga akan mendorong percepatan pembangunan mini roro dari pulau Karimun ke pulau Parit, peningkatan jalan dari Prayun, penyambung akses transportasi dari Kecamatan Kundur Barat ke Kecamatan Kundur.

Lis mengatakan, sedangkan di Kabupaten Natuna Inshaa Allah H. Muhammad Soerya Respationo dan H. Iman Sutiawan akan mewujudkan cita-cita masyarakat Natuna untuk membangun jembatan Seminteh/Sedanau yang mana akan menghubungkan Pulau Bunguran Barat dan Pulau Ranai.

“Selain dari pada itu, rencana pembangunan strategis lainnya dalam rangka percepatan pembangunan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Lis mengatakan, hal itu tentu untuk membuktikan keseriusan Bapak H. Muhammad Soerya Respationo dan pasangannya Iman Sutiawan untuk kerja cepat dan tanggap membangun Kepulauan Riau melalui program prioritas lainnya dan juga prioritas pembangunan yang menunjang ekonomi masyarakat di Kota Tanjungpinang, Kota Batam, Kabupaten Bintan, Kabupaten Lingga, Kabupaten Kepulauan Anambas dan Kabupaten Natuna.

Menurut Lis, kedua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri tersebut ingin Provinsi Kepulauan Riau dapat segera mengejar ketertinggalannya, serta membangun Provinsi Kepulauan Riau dengan cepat dan merubah wajah Provinsi Kepulauan Riau maju dan sejahtera.

“Serta memberikan dampak peningkatan ekonomi bagi seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau,” ujarnya.

Selain daripada itu juga ada beberapa program yang menjadi prioritas jangka pendek yang akan dilaksanakan H Muhammad Soerya Respationo dan Iman Sutiawan, diantaranya yaitu melalui stimulus ekonomi berupa peningkatan bantuan sosial, bantuan modal usaha, pelatihan dan fasilitasi unit-unit usaha produktif hingga bantuan pinjaman lunak tanpa bunga dan tanpa agunan serta memberikan jangka waktu toleransi 6 bulan dari sejak pinjaman diterima, baru mulai cicilan dilaksanakan selama 2 tahun.

“Program-Program tersebut kami nilai lebih realistis, tidak memberatkan, dan lebih dibutuhkan masyarakat saat ini, karena dampak COVID-19 yang begitu terasa diseluruh elemen masyarakat terkhusus bagi para pelaku usaha,” ujar Lis.

Ia mengatakan, program tersebut diarahkan bagi para pelaku usaha kecil dan menengah maupun masyarakat yang terdampak akibat COVID-19, termasuk kelompok masyarakat seperti majelis ta’lim, para pekerja sosial, pekerja jasa, korban PHK, pedagang kaki lima, buruh, tukang ojek, petani, nelayan, supir angkutan umum dan lain sebagainya.

“Program ini didasarkan pada banyaknya usaha kecil menengah maupun masyarakat umum lainnya yang terdampak akibat COVID-19, hal tersebut mengakibatkan menurunnya pendapatan bahkan diantaranya ada yang terancam bangkrut bahkan kehilangan pekerjaan atau penghasilan,” ungkapnya.

Lis menyebutkan, berdasarkan data yang mereka himpun, bahwa secara kumulatif jumlah usaha kecil dan menengah yang ada di Provinsi Kepulauan Riau yakni sebanyak 16 ribu pelaku usaha, dengan jumlah tersebut tentunya akan dipersiapkan stimulus recovery ekonomi melalui inventarisasi masalah dan kebutuhan masing-masing usaha kecil menengah.

Upaya itu dinilai dapat dikelompokkan berdasarkan kebutuhan masing-masing apakah melalui bantuan modal usaha atau melalui program pinjaman lunak tanpa bunga dan tanpa agunan.

Lis mengatakan, pada prinsipnya, melalui program-program tersebut diharapkan para pelaku usaha kecil menengah maupun masyarakat yang terdampak COVID-19 dapat terus mempertahankan eksistensi usahanya maupun memulihkan perekonomian keluarga akibat dampak COVID-19.

“Sehingga jangan sampai ada usaha ekonomi masyarakat yang sampai gulung tikar bahkan tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari akibat Pandemi COVID-19,” kata Walikota Tanjungpinang periode 2013-2018 itu.

Lis juga mengutarakan terkait program-program Recovery Ekonomi tersebut, tentu tidak hanya sebatas wacana namun akan mulai dianggarkan pada Tahun Anggaran 2021, setelah Pasangan Soerya-Iman mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau.

“Beliau ingin bergerak cepat dan tanggap, serta sangat memahami apa yang dirasakan dan dibutuhkan oleh masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau, terlebih lagi selama beliau menyerap aspirasi masyarakat serta turun langsung untuk menyikapi permasalahan masyarakat, demi mewujudkan Kepulauan Riau yang maju dan sejahtera,” ungkapnya.

Pada akhirnya, Lis mengatakan, untuk mewujudkan kerja nyata tersebut H. Muhammad Soerya Respationo dan H. Iman Sutiawan memohon doa restu dan dukungan seluruh elemen masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau juga memohon Ridho dari Allah SWT, semoga Allah SWT mengabulkan doa dan cita-cita mulia dari H. Muhammad Soerya Respationo dan  H. Iman Sutiawan. (ANG)

Editor : Aji Anugraha

Pos terkait